Pangkalpinang Bakal Numpang ke Pemprov Tes CAT CPNS 2018

Sebelumnya, ada beberapa kabupaten seperti Bangka dan Bangka Selatan juga berencana menumpang

Pangkalpinang Bakal Numpang ke Pemprov Tes CAT CPNS 2018
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M Erisco Nurrahman. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melaksanakan tes CAT seleksi CPNS 2018 secara mandiri atau tidak menumpang. Namun, masih ada pemerintah daerah yang akan melaksanakan tes CAT yang menginduk ke Provinsi lantaran belum memiliki sarana dan prasarana tes CAT.

Pemerintah Kota Pangkalpinang salah satunya, yang berencana akan menumpang pelaksanaan tes CAT Seleksi CPNS menggunakan fasilitas Pemprov di Lantai 4 Gedung Perkantoran Gubernur Babel.

Sebelumnya, ada beberapa kabupaten seperti Bangka dan Bangka Selatan juga berencana menumpang ke Provinsi.

Namun batal, pasalnya mereka akan bekerjasama dengan dinas pendidikan untuk melaksanakan tes CAT menggunakan fasilitas komputer UNBK yang ada di sekolah-sekolah.

"Pangkalpinang yang sudah pasti menumpang, Bangka Selatan dan Bangka menggunakan fasilitas UNBK," kata Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M Erisco Nurrahman, Selasa (9/11/2018).

Ia mengatakan, Pangkalpinang juga mulanya ditetapkan untuk menggunakan fasilitas UNBK.

Namun, mereka menyampaikan menggunakan surat kembali ke BKN untuk melaksanakan menggunakan fasilitas provinsi.

Erisco mengatakan jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan sistem CAT jarak waktu cukup panjang, sehingga nanti bisa diatur jadwal penggunaan fasilitas CAT.

"Jadwal TKD agak lama dari 26 Oktober samapi 17 November ada waktu 3 Minggu. Nanti dibuatkan jadwal Pemprov Babel dan Pangkalpinang secara bergantian," jelasnya.

Pemprov Babel memiliki 100 unit computer untuk fasilitas CAT dan ditambah 10 unit untuk cadangan.

Ia memprediksi dengan 100 unit komputer dalam satu hari bisa digunakan untuk mengetes 500 orang.

"Misalnya yang daftar Provinsi ada 2000 orang, ini kan bisa kita bagi jadi 4 hari. Satu hari kita buat 5 sesi, satu sesi bisa 100 orang sesuai komputer yang dimiliki," tambahnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved