Sepanjang 2018, Polres Pangkalpinang Catat Tiga Kasus Gantung Diri

Belum lama ini pun, kasus gantung diri kembali terjadi tepatnya di RT 10 Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru

Sepanjang 2018, Polres Pangkalpinang Catat Tiga Kasus Gantung Diri
Kompas.com
Ilustrasi gantung diri 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sempat digegerkan dengan penemuan sosok laki-laki yang ditemukan tewas gantung diri di pabrik bata, Kelurahan air mawar, pada bulan juli lalu.

Belum lama ini pun, kasus gantung diri kembali terjadi tepatnya di RT 10 Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka tengah, sabtu lalu. 

Berdasarkan data yang dihimpun, sejak awal 2018 hingga minggu pertama oktober, tercatat sudah ada tiga kasus gantung diri yang terjadi di wilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Kepala satuan reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M.Saleh pun membenarkan adanya tiga kasus kejadian gantung diri yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir. 

"Ada tiga kasus gantung diri yang tercatat pada tahun 2018 ini." ujar AKP M.Saleh, Selasa (9/10/2018). 

Kasus yang pertama terjadi ada bulan mei lalu, yakni korban bernama Cang Jung Kut, warga jalan Garuda, Kelurahan Bintang, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, ditemukan tewas dengan seutas tali yang mengikat lehernya.

Diduga ia nekat akhiri nyawanya lantaran mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh. 

Kemudian, pada juli lalu, polisi bersama tim gabungan menemukan Suryanto, dengan kondisi tak bernyawa tergantung pada sebuah dahan pohon, di kawasan hutan pabrik bata yang ada di Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit intan.

Sebelumnya pria berusia 53 tahun ini dikabarkan menghilang dari rumah.

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved