Pemprov Babel Berencana Pinjam Dana untuk Pembangunan, Erzaldi: Bukan Berarti Ketidakmampuan Daerah

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana untuk melakukan pinjaman dana ke pihak ketiga PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp 446 miliar

Pemprov Babel Berencana Pinjam Dana untuk Pembangunan, Erzaldi: Bukan Berarti Ketidakmampuan Daerah
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana untuk melakukan pinjaman dana ke pihak ketiga PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 446 miliar untuk percepatan pembangunan infrastruktur pada 2019 mendatang.

Pinjaman yang sudah diusulkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2018 sebesar Rp 126 miliar dan kegiatan prioritas pembangunan infrastruktur yang belum masuk KUA PPAS sebesar Rp 320 miliar.

Rencana peminjaman ini diketahui telah disetujui oleh DPRD Babel, namun hanya yang tertuang dalam RKUAPPAS yang disetujui dengan besaran Rp 126 miliar.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan Pemprov menyusulkan pinjaman untuk percepatan pembangunan di negeri Serumpun Sebalai itu.

Erzaldi mengatakan ada beberapa mekanisme yang harus dilalui sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman, diantaranya harus mendapatkan persetujuan DPRD Babel.

"Kita sudah menjelaskan ke DPRD, kegunaan daripada pinjaman ini. Ini merupakan hal yang biasa sudah banyak dilakukan pemerintah-pemerintah daerah dimanapun. Jawa Timur yang mampu saja masih melakukan pinjaman, dan ingat ini untuk percepatan pembangunan," kata Erzaldi, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya, meminjam dana pihak bukan berarti daerah tidak mampu. Hanya saja, pihaknya ingin mempercepat pembangunan.

"Peminjaman ini bukan berarti ketidakmampuan daerah, ini akan diimplementasikan dalam kemampuan bayarnya, ini kan hanya menarik cepat. Sebetulnya kita mampu, tapi kita ingin mempercepat pembangunan ini," tambahnya.

Disinggung, tidak semua yang diusulkan disetujui, ia menyebutkan pihaknya akan berupaya untuk meyakinkan kembali DPRD kegunaan dan pinjaman.

"Kita serahkan saja kepada DPRD, yang dilihat memang penting. Sisanya ya kalau mungkin kita belum dapat meyakinkan DPRD. Makanya harus kita yakinkan lagi DPRD, ini mutlak perlu kalau mau cepet," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved