Rudianto Tjen Ajak Masyarakat Utamakan Persamaan dan Persatuan

Masyarakat Babel tidak elok dan relevan lagi kalau ada yang membicarakan perbedaan Tionghoa dan Melayu. Karena yang dahulu

Rudianto Tjen Ajak Masyarakat Utamakan Persamaan dan Persatuan

BANGKAPOS.COM--AnggotaDPR RI dari PDI-Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), Rudianto Tjen, tidak ingin warga Babel dibenturkan dengan isu agama dan etnis.

Sebab menurut Rudianto, di Babel sudah tidak relevan lagi membahas soal etnis dan agama di Babel.

"Masyarakat Babel tidak elok dan relevan lagi kalau ada yang membicarakan perbedaan Tionghoa dan Melayu. Karena yang dahulu datang dari Tiongkok, mereka nikah dengan Melayu. Yang berbeda hanya agama. Tapi kita tetap satu Indonesia," ucap Rudianto, Rabu (10/10/2018).

Hal tersebut diucapkan Rudianto saat menghadiri acara Kirab Satu Negeri yang diadakan oleh PW Ansor Babel. Acara kirab sendiri mengambil tema 'Kita Sama Kita Indonesia'.

Terkait etnis, Rudianto mengatakan bila sudah sejak dulu Tionghoa membaur dengan warga Melayu yang menjadi warga asli Indonesia.

Malahan, lanjutnya, dalam proses menuju kemerdekaan Tionghoa selalu dilibatkan.

"Dari dulu keturunan Tionghoa sudah bahu membahu bersama para pahlawan untuk berjuang. Sumpah Pemuda itu dilakukan di rumah seorang aktivis Tionghoa. Lalu, menjelang kemerdekaan banyak aktivis Tionghoa yang ikut mempersiapkan kemerdekaan," papar Rudianto.

"Artinya dari dulu sampai sekarang, etnis Tionghoa meleburkan diri untuk mempertahankan Indonesia," lanjutnya.

Karena itu, Rudianto mengajak untuk warga Babel tidak lagi membicarakan dan mempermasalahkan etnis yang sudah membaur di Babel.

Menurutnya, orang-orang yang mencoba membenturkan etnis di Babel adalah orang yang tidak mengetahui sejarah panjang perjalanan bangsa.

"Makanya, kita sebagai orang yang mengetahui sejarah jangan mau diadu domba. Kita diotak-atik, dikotak-kotakan tapi kita harus punya pemahaman yang sama agar Indonesia tetap satu, NKRI," tutupnya.(*)

Penulis: tidakada016
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved