Kades Ini Disidang Lantaran Korupsi Dana Sumbangan dari Perusahaan Kapal Isap 


Tak ada sepatah kata pun, kalimat yang keluar dari mulutnya bahkan saat pembacaan surat dakwaan ia

Kades Ini Disidang Lantaran Korupsi Dana Sumbangan dari Perusahaan Kapal Isap 

Bangkapos/Yudha Palistian
?Suasana sidang perdana kepala Desa Belo Laut yang terlibat dalam Kasus korupsi di Ruang Garuda PN Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat,  Amrin Saimi (37), harus menelan pahit berurusan dengan meja persidangan Pengadilan Negeri (PN)  Pangkalpinang lantaran korupsi Dana sumbangan dari pihak ketiga yakni Perusahan Kapal Isap Produksi (KIP) dan PT. Gunung Sawit Bina Lestari (GSBL).

Amrin saat sidang perdananya yang menggunakan seragam serba hitam sudah ditahan oleh pihak penyidik sejak Juli 2018 lalu,  dan sidang itu beragendakan pembacaan Surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (Agung Dhedi DH).

Tampak diruang sidang Garuda PN Pangkalpinang hanya dihadiri oleh Tim kuasa hukum dan kursi persidangan kosong serta Majelis Hakim yakni Sri Endang A Ningsih dan Anggota Hakim (Iwan Gunawan dan Erizal).

Tak ada sepatah kata pun, kalimat yang keluar dari mulutnya bahkan saat pembacaan surat dakwaan ia hanya menunduk dikursi kesakitan tersebut.

Menurut Surat dakwaan yang dibacakan oleh JPU, terdakwa sebagai Kepala Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat tidak memasukkan sumbangan bantuan pihak ketiga dari Perusahan Kapal Isap Produksi (KIP) dan PT. Gunung Sawit Bina Lestari (GSBL) ke dalam Rekening Kas Desa Belo Laut sebagai bagian dari pendapatan Desa Belo Laut.

"Hal tersebut bertentangan dengan penjelasan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri sehingga merugikan Keuangan sejumlah Rp1.296.701.511," bebernya dihadapan majelis hakim.

Adapun barang bukti yang sudah diamankan oleh Kejaksaan Negeri Bangka Barat dan diserahkan ke PN Pangkalpinang pada Rabu (3/10/2018) lalu yakni Lima buah berkas barang bukti atas nama Amrin Saimi.

Lalu setelah pembacaan Surat dakwaan tersebut, majelis hakim mengatakan sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi serta sidang akan digelar seterusnya setiap hari senin dan kamis. (*)


Penulis: Yudha Palistian
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved