Tak Sesuai Kebutuhan, Dewan Minta DKP Batalkan Rp 2,5 Miliar Proyek Kapal Nelayan

Tony Purnama mengatakan pengadaan kapal tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan di Bangka Belitung.

Tak Sesuai Kebutuhan, Dewan Minta DKP Batalkan Rp 2,5 Miliar Proyek Kapal Nelayan
Bangka Pos / Hendra
Tony Purnama, Wakil Ketua DPRD Propinsi Bangka Belitung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM -- DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta eksekutif khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Belitung menunda atau membatalkan pengajuan anggaran di RAPBD 2019.

Pasalnya kata Tony Purnama pengadaan kapal tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan di Bangka Belitung.

“Kita minta dipending atau dibatalkan dulu anggaran itu, Rp 2,5 miliar. Dari rapat pembahasan anggaran kapal yang diajukan tidak tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh nelayan kita,” ujar Tony Purnama, Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Kamis (11/10/2018).

Berkaca dari pengadaan kapal sebelumnya, hampir seluruh kapal untuk nelayan tak sesuai kebutuhan. Kapasitas terlalu besar, biaya operasional tinggi dan akhirnya tak digunakan oleh nelayan.

Kemudian dari sisi pembuatannya juga banyak yang tak sesuai. Beberapa kapal yang diadakan sebelumnya bermasalah dan mengalami kerusakan.

“Setahu kita setiap tahun itu diajukan. Tahun 2017 saja diadakan 8 unit berikut jaringnya. Sampai sekarang tidak tahu seperti apa, apakah masih bagus atau sudah rusak,” kata Tony Purnama.

Subscribe Channel Youtube Bangka Pos:

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved