Serapan APBN Dana Dekonsentrasi dan Tugas Perbantuan di Babel Baru 50,3 Persen

Diketahui ada 21 OPD yang mendapatkan kucuran dana APBN terbagi dalam 58 Daftar Isiaan Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang

Serapan APBN Dana Dekonsentrasi dan Tugas Perbantuan di Babel Baru 50,3 Persen
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Bangka Belitung (Babel), Supendi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum menyerap optimal anggaran yang bersumber dari APBN.

Diketahui ada 21 OPD yang mendapatkan kucuran dana APBN terbagi dalam 58 Daftar Isiaan Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang terdiri dari dana dekonsentrasi dan tugas perbantuan.

Pagu APBN untuk 21 OPD ini senilai Rp 164 miliar, namun hingga 30 September lalu baru terealisasi sebesar Rp 82 miliar atau 50,3 persen.

Padahal seharusnya, hingga triwulan III ditargetkan realisasi sudah harus mencapai 60 persen.

Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Bangka Belitung (Babel), Supendi mengatakan realisasi serapan DIPA di masing-masing OPD dibawah 60 persen. Baru sembilan OPD yang realisasinya diatas 60 persen.

"Target pusat sampai 30 September itu 60 persen, akhir tahun kalau bisa 90 persen. Tapi di Babel baru 50,1 persen," kata Supendi, Jumat (12/10/2018).

Ia membeberkan realisasi DK dan TP dengan serapan anggaran sudah diatas 60 persen diantaranya ialah Sekretariat Daerah yakni 94,7 persen, Dinas Pekerjaan Umum 85,2 persen, Dinas Pangan 75,6 persen.

Sedangkan OPD dengan realisasi terendah yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan 26,6 persen, BKPSMD yakni 34,7 persen, dan dinas kebudayaan dan pariwisata 38,5 persen.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved