Layanan dari Sumber Air Baku Bacang Kembali Terganggu, PDAM Tirta Pangkalpinang Kembali Minta Maaf

Dua pompa kecil yang sebelumnya digunakan untuk mengganti pompa utama yang korsleting, ternyata ikut mengalami kerusakan.

Layanan dari Sumber Air Baku Bacang Kembali Terganggu, PDAM Tirta Pangkalpinang Kembali Minta Maaf
Dokumen Bangka Pos
Perbaikan pompa di sumber air baku Bacang milik PDAM Tirta Pangkalpinang, Senin (15/10/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Layanan PDAM Tirtapinang Kota Pangkalpinang kembali bermasalah. Kali ini, dua pompa kecil yang sebelumnya digunakan untuk mengganti pompa utama yang korsleting, ternyata ikut mengalami kerusakan.

Akibatnya pendistribusian air ke rumah pelanggan kembali terganggu. Demikian disampaikan Kabag Umum dan Keuangan PDAM Tirta Pangkalpinang kepada bangkapos.com, Rabu (17/10/2018) malam.

Sehubungan dengan adanya gangguan tersebut supply air bersih ke pelanggan akan terganggu, adapun wilayah pelayanan yang terkena dampak yaitu wilayah Kecamatan Bukit Intan (Bacang, Temberan, Bukitintan Asri, Airmawar dan sekitarnya).

Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan untuk saat ini kami berusaha melakukan perbaikan kerusakan secepat mungkin," ujar Dimas.

Sebelumnya, PDAM Tirta Pangkalpinang meminta maaf kepada sekitar 2000-an pelanggan mereka yang mendapat aliran air dari IPAL Bacang. Ini disampaikan setelah sejumlah pelanggan menyampaikan keluhan mengenai terganggunya aliran pasokan air ke rumah mereka pasa Senin (15/10/2018) lalu.

Kasi Produksi PDAM Tirta Pangkalpinang Januar mengatakan, gangguan terjadi karena adanya korsleting pada pompa air bahan baku di sumber air baku Bacang. Motor listrik pompa korsleting karena kemasukan air.Pompa tersebut kemudian sementara diganti dengan dua pompa kecil selagi menunggu penggatian pompa listrik yang korsleting.

Sekarang, giliran dua pompa kecil pengganti itu yang rusak dan mengganggu pelayanan PDAM.

Sumber air baku Bacang ‎digunakan untuk mengaliri air ke pelanggan yang berada di wilayah Ketapang, TPI, Air Itam, Bukit Intan Asri, kantor Gubernur Babel, dan Bandara Depati Amir. Ada sekitar 2000-an pelanggan di wilayah itu yang terdampak dengan adanya gangguan ini.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved