Sekretaris BSSN Ingatkan Masyarakat Saring Dulu Sebelum Membagikan Informasi

Kita sepakat hoax sesuatu yang menyesatkan dapat menggangu, BSSN sendiri ada dua hal konten dan teknologi

Sekretaris BSSN Ingatkan Masyarakat Saring Dulu Sebelum Membagikan Informasi
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sekretaris Umum Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Syahrul Mubarak. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekretaris Umum Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Syahrul Mubarak meminta masyarakat untuk tidak mudah membagikan informasi yang beredar di media sosial. 

Menurutnya, saat ini informasi palsu (hoax) berhamburan yang muncul di dunia maya.

Oleh karena itu, perlu adanya seleksi dan klarifikasi sebelum mempercayai informasi yang beredar.

"Kita sepakat hoax sesuatu yang menyesatkan dapat menggangu, BSSN sendiri ada dua hal konten dan teknologi. Kalau konten akan serahkan ke yang berwajib sesuai peraturan perundang-undangan. Kalau teknologi sendiri itu adalah keamanan literasi keamanan cyber," katanya saat menghadiri acara pertemuan asosiasi dinas komunikasi dan informatika provinsi se Indonesia, di Soll Marina Bangka Tengah, Kamis (18/10/2018). 

Ia menyebutkan, BSSN memiliki peran agar masyarakat sadar dan memanfaatkan teknologi informasi sosial media dengan cerdas, dengan menyaring terlebih dahulu sebelum membagi.

"Saring dulu sebelum sharing, ini penting. Jangan sampai mudah percaya," katanya.

Menurutnya, saat ini BSSN sudah memiliki sertifikat elektronik yang dipakai menjadi tanda bahwa informasi itu autentik, terutama berkaitan dengan informasi bencana.

"Cirinya itu, ketika kita membuka link Informasi dia akan ngelink ke sumber data utama dengan sendirinya itu langsung ke pusat data, kalau enggak Ter link berarti sudah ada modifikasi," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan sosialisasi hal ini.

Dirinya juga mengingatkan agar masyarakat tidak latah untuk menyebarkan informasi yang belum pasti kevalidannya. 

"Sifat manusiawi seakan-akan dia pengen lebih dulu menyebarluaskan. Masyarakat harus cerdas, jangan kalau diterima langsung dibagikan tanpa klarifikasi. sumbernya kan di sosial media. Kalau media nasional saya yakin enggak akan menyebarkan hoax," tambahnya. (*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved