SPSI Berharap Gejolak Penetapan UMP Tahun Lalu Tidak Terulang Tahun Ini

Kalau Kita menolak berarti melawan PP 78, sebaliknya kalau Gubernur tidak setuju atau tidak menandatangani itu justru

SPSI Berharap Gejolak Penetapan UMP Tahun Lalu Tidak Terulang Tahun Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Darusman Aswan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  DPD SPSI Babel berharap tidak ada lagi keterlambatan penetapan UMP seperti tahun lalu.

Pemerintah juga diminta untuk menjalankan Peraturan Pemerintah no 78 Tahun 2015. 

Menurut perhitungan SPSI, UMP 2019 berkisar antara Rp 2,9 juta.

Hal ini lantaran sudah ada kenaikan 8,03 persen sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Dalam rapat nanti akan dibahas besarannya, kalau naik 8,03 persen angkanya sekitar Rp 2,9 juta sekian tidak akan bergeser tidak mungkin berkurang atau bertambah. Cuma kekhawatiran kita seperti tahun lalu cara Gubernur menyikapinya, mudah-mudahan tidak terjadi lagi," kata Darusman, Jum'at, (19/10).

Ia menyebutkan SPSI Babel menyetujui kenaikan 8,03 persen ini pasalnya harus menjalankan aturan perundang-undangan dan sudah ditentukan perhitungannya sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Ia menambahkan angak 8,03 persen ini merupakan flat nasional yang harus diikuti daerah.

"Kita konsekuen denyan PP no 78 tentang upah minimum sudah baku. Kalau pusat sudah menentukan flat 8,03 persen meskipun kebutuhan Hidup Layak (KHL) kita lebih tinggi dan besar yang menjadi acuan kita bukan KHL daerah masing-masing provinsi tapi dirata-ratakan nasional," katanya.

"Kalau Kita menolak berarti melawan PP 78, sebaliknya kalau Gubernur tidak setuju atau tidak menandatangani itu justru Gubernur yang salah, kami menerima konsekuen dengan aturan yang ada," tambahnya.

Darusman berharap gejolak penetapan UMP tahun lalu, tidak terulang kembali tahun ini.

"Kekhawatiran kami jangan lagi terjadi seperti tahun kemarin, jangan gubernur menggunakan angka sendiri. Mudah-mudahan ini tidak terulang lagi," harapnya. (*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved