Dukcapil Pangkalpinang Targetkan 1.260 Pasangan Ikut Isbat Nikah

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang saat ini sedang mendata jumlah pasangan nikah sirih.

Dukcapil Pangkalpinang Targetkan 1.260 Pasangan Ikut Isbat Nikah
bangkapos/edwardi
Armada, Kepala Dukcapil Kota Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang saat ini sedang mendata jumlah pasangan nikah siri yang belum memiliki buku nikah di 42 kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang.

"Setiap kelurahan diperkirakan rata-rata ada 30 pasangan keluarga yang belum memiliki buku nikah, jadi dikalikan 42 kelurahan ada 1.260 pasangan, hal ini sedang kita kumpulkan datanya," kata Armada, Kepala Dukcapil Kota Pangkalpinang, Senin (22/10/2018).

Dilanjutkannya, pasangan ini akan diisbatnikahkan oleh Dukcapil Pangkalpinang pada bulan November 2018 dan akan dirayakan pernikahannya.

"Pernikahan massal mereka ini akan diresepsikan dan akan menggunakan pakaian pengantin dirayakan usai pelantikan walikota Pangkalpinang terpilih yang akan dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," kata Armada.

Diakuinya, Dukcapil Kota Pangkalpinang sudah dua kali melaksanakan isbath nikah ini dan berlangsung sukses dan lancar.

"Mudah-mudahan tidak ada masalah, yang penting bagi pasangan yang mengikuti isbath nikah ini demi anak karena anak-anak yang lahir dari nikah siri tidak bisa mendapatkan akte kelahiran," jelasnya.

Dikatakan Armada, hasil penyisiran petugas Dukcapil dari tingkat PAUD sampai SMA, ternyata masih banyak anak-anak yang belum membuat atau memiliki akte kelahiran anak.

"Mengapa? Karena disini masih banyak pasangan yang menikah siri. Kalau menikah secara siri maka anak yang lahir adalah anak ibunya. Ini akan berdampak kepada masalah warisan nantinya," tukasnya.

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved