Januari-Oktober 2018 4 Orang Meninggal Akibat Tenggelam di Perairan Babel

Basarnas Pangkalpinang mencatat sepanjang Januari hingga oktober 2018, ada empat korban tenggelam yang berujung meninggal dunia.

Januari-Oktober 2018 4 Orang Meninggal Akibat Tenggelam di Perairan Babel
 Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala Urusan Umum Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Pangkalpinang, Anthon R.Waer 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Beberapa waktu terakhir, sering terjadi musibah orang tenggelam di perairan laut wilayah Bangka belitung.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2018, ada empat korban tenggelam yang berujung meninggal dunia.

Para korban tenggelam akibat kecelakaan kapal atau musibah yang terjadi di wilayah perairan Babel.

Kepala Urusan Umum Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Anthon R.Waer menjelaskan faktor yang menyebabkan kecelakaan kapal ini, biasanya disebabkan gelombang laut yang tinggi ataupun kondisi cuaca pada saat itu.

Basarnas Pangkalpinang tercatat sembilan kali kecelakaan kapal ditahun ini, empat orang meninggal, korban selamat sebanyak 40 orang dan satu orang dinyatakan hilang.

"Apabila mendapati laporan dari call center, kami crosscheck dan langsung menuju lokasi. Yang kami tangani, semua kondisi yang membahayakan jiwa manusia," kata Anthon kepada bangkapos.com, Senin (22/10/2018).

Sedangkan pada tahun 2017 lalu, pihaknya mencatat sebanyak 10 korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kapal.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved