Operasi Mata Katarak Gratis Sudah Berlangsung 20 Kali di Babel

Yayasan Mata Terang kembali menggelar operasi mata katarak gratis bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Operasi Mata Katarak Gratis Sudah Berlangsung 20 Kali di Babel
bangkapos/Agus Nuryadhyn
Operasi mata katarak berlangsung di Ruang Operasi RSK Bakti wara Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM -- Yayasan Mata Terang kembali menggelar operasi mata katarak gratis bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan operasi mata katarak berlangsung di Rumah Sakit Khatolik Bakti Wara Pangkalpinang, Senin (22/10) ditangani tim dokter Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.

Kegiatan operasi mata katarak merupakan kerjasama Kementerian RI, Polri, yang pelaksanaan dilakukan Yayasan Mata Terang, yang bersamaan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 66 di Polda Kepulauan Babel.

Pelaksanan operasi dilakukan delapan orang dokter dengan lima asisten, yang dipimpin dr M Rinaldi dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.

Dalam kesempatan itu, dihadiri Wakapolda Babel Kombes Djoko Erwanto serta Wakil Ketua Bhayangkari Ny Marni, Kabid Propam AKBP Joas Pandjaitan, Kabid Dokkes AKBP Fauzi dan Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman, Ketua Pembina Yayasan Mata Terang Agoes Soelaiman, Ketua Yayasan Mata Terang Jamin Djaprijono dan Wakil Yayasan Mata Terang Bahar Buasan,

Ketua pembina Yayasan Mata Terang Agoes Soelaiman menjelaskan, operasi mata katarak di Provinsi Kepulauan Babel sudah dilakukan sebanyak 20 kali, dalam 16 tahun.

'Selama 14 tahun operasi mata katarak ini dilakukan dokter dari Negara Belanda,
Namun dalam dua tahun terakhir, Yayasan Mata Terang melakukan kerjasama dengan dokter RS Cicendo Bandung," ungkap Agoes Soelaiman merupakan putra kelahiran Pangkalpinang.

Menurut Agoes, program operasi mata katarak untuk membantu masyarakat yang ada di Provinsi Kepulauan Babel.

Disisi lain Wakapolda Babel Kombes Djoko Erwanto mengatakan ada banyak masyarakat yang mendaftar untuk ikut operasi mata katarak. Namun tidak semuanya untuk dapat dioperasi.

"Masyarakat yang tidak bisa dioperasi, ini karena alasan medis," ujarnya.

Wakapolda juga memberikan pujian kepada tim dokter RS Mata Cicendo Bandung. Karena setiap pasien dapat dilakukan dalam waktu sekitar 15 menit.

"Ini luar baisa, karena operasi ini ditangani dokter yang profesional," kata Djoko.

Sementara itu Ketua Yayasan Mata terang, Jamin Djapriono menjelaskan pelaksanaan operasi mata katarak berlangsung 22-25 Oktober 2018.

Dalam sehari akan dilakukan operasi terhadap hampir 100 orang pasien.

'Mudah-mudahan kegiatan operasi mata katarak gratis akan dilaksanakan setiap tahun," ujarnya.

Dijelaskan Jamin, masyarakat Provinsi Kepulauan Babel yang terkena katarak ini yang tinggal di daerah sekitar pesisir.

Penulis: agusrya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved