Kisah Tragis Zenobia, si Ratu Cantik yang Diarak sebagai Tontonan karena Kalah Perang

Ia didandani dengan pakaian indah, tulis Tappan. Tangannya dibelenggu, tapi dengan rantai emas. Tubuhnya

Kisah Tragis Zenobia, si Ratu Cantik yang Diarak sebagai Tontonan karena Kalah Perang
Via intisari-online

BANGKAPOS.COM--Tiga setengah abad sesudah Cleopatra, di gurun Siria berdirilah kerajaan Palmyra, yang diperintah oleh Odenathus dan permaisurinya Zenobia.

Menurut Encyclopaedia Britannica, Zenobia “famed for her beauty" (termasyhur kecantikannya).

Selain itu ia terkenal, pula sebagai orang yang berkuasa dan cerdas sekali. Jadi kombinasi yang jarang sekali didapati.

Benar-benar tangan kanan suaminya

Palmyra semula hanya sebuah kota dagang yang maju dan makmur di sebuah oase di Siria.

Kekayaan kota ini menarik kemaharajaan Romawi yang segera mengulurkan tangannya kesana. Di bawah pemerintahan Severus, Palmyra menjadi jajahan Romawi.

Tahun 260 Palmyra menjadi  negara yang berdiri sendiri dibawah perintah Odenathus, dan juga Zenobia.

Jadi jelaslah bahwa sebelum suaminya meninggal wanita ini sudah ambil bagian secara aktif dalam pemerintahan negaranya.

Ia bukan hanya sekadar mendampingi, tapi juga aktif dengan politik suaminya.

Konon sejumlah kemenangan yang diperoleh Odenathus adalah berkat taktik militer yang cerdik dari isterinya.

Halaman
1234
Editor: tidakada016
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved