Polisi Temukan Senpi dan Parang di Pondok TI Pelaku Kekerasan Terhadap Pelajar Ini

Saat kami introgasi dan geledah kami menemukan sepucuk senpi dan sebilah parang yang disembunyikan pelaku di pondok tambang

Polisi Temukan Senpi dan Parang di Pondok TI Pelaku Kekerasan Terhadap Pelajar Ini
ist
satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut satu butir buah peluru tajam aktif kaliber 5.56 saat melakukan penangkapan, Doni Damara alias Dodon (22) terduga pelaku kekerasan terhadap Siti Komariah (14) pelajar Dusun Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Polres Bangka Selatan dan Polsek Toboali, mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut satu butir buah peluru tajam aktif kaliber 5.56 saat melakukan penangkapan, Doni Damara alias Dodon (22) terduga pelaku kekerasan terhadap Siti Komariah (14) pelajar Dusun Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Aksi kekerasan terhadap pelajar tersebut terjadi, di Jalan AMD Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (26/9/ 2018) lalu.

Doni Damara alias Dodon (22) terduga pelaku kekerasan terhadap Siti Komariah (14) pelajar Dusun Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan
Doni Damara alias Dodon (22) terduga pelaku kekerasan terhadap Siti Komariah (14) pelajar Dusun Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (istimewa)

Senpi tersebut disembunyikan pelaku di dalam tanah dekat pondok TI tempat pelaku bekerja. Selain itu juga Anggota mengamankan 1 (satu) buah parang milik pelaku.

" Saat kami introgasi dan geledah kami menemukan sepucuk senpi dan sebilah parang yang disembunyikan pelaku di pondok tambang. Dan pelaku mengakui barang bukti tersebut miliknya," ujar Erlicshon, Kamis (25/10/2018).

Sebelumnya,  Doni Damara alias Dodon (22) terduga pelaku kekerasan terhadap Siti Komariah (14) pelajar Dusun Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan diringkus jajaran Polres Bangka Selatan.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan Kompol Erlicshon Pasaribu S.Ik, mengatakan diringkus berdasarkan LP/ B-465/ IX/ TUK.7.2.4/ 2018/ BABEL/ RES BASEL/ SEK TOBOALI , Tanggal 30 September 2018 berkaitan dengan tindak kekerasan terhadap anak.

Polisi kemudian, mendapat informasi keberadaan pelaku di Jalan Air Lambar Dua, Dusun Kelidang Desa Tepus, Kecamatan Air Gegas Kabupaten Basel.

" Setelah mendapatkan informasi tersebut anggota Opsnal Polres Basel dan Anggota Opsnal Polsek Toboali langsung meluncur kelokasi dan mendapati pelaku sedang bekerja di Ti (Tambang Inveksional) milik masyarakat sekitar setelah itu langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Erlicshon.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved