Ini Asal Usul Tradisi Kawin Massal di Desa Serdang

Sebelum pelaksanaan kawin massal, tokoh adat memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mengumpulkan

Ini Asal Usul Tradisi Kawin Massal di Desa Serdang
Bangkapos/Antoni
Tradisi kawin massal di desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Desa Serdang, Apendi mengatakan tradisi kawin massal di desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, sudah berlangsung sejak  tahun 1935 silam.

Sebelum pelaksanaan kawin massal, tokoh adat memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mengumpulkan beras sebanyak satu (1) batil (3 kaleng susu, red) dan uang sukarela.

Selain itu, orang tua pengantin memberikan beberapa kue yang dibuat oleh orang tua tersebut.

" Kawin masal sudah dilaksanakan oleh orang tua dahulu. Setelah semua barang yang diminta oleh tokoh adat itu tersedia, pada hari berikutnya tepatnya dua hari sebelum pelaksanaan hari H, tokoh adat akan melaksanakan ritual bebanten/syukuran.

Ritual ini bertujuan menjaga keamanan dan keselamatan khususnya masyarakat yang hadir pada acara tersebut," ujar Apendi Sabtu, (27/10/2018).

Wakil Bupati Bangka Selatan, menilai tradisi kawin masal desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, merupakan salah satu aset budaya di Bumi Junjung Besaoh.

Bahkan menurut Riza, tradisi ini tak kalah unik dengan budaya daerah lain.

Dirinya berharap tahun ke tahun ritual kawin massal desa Serdang ini tetap eksis dan kian semarak.

Terlebih Kawin Massal Desa Serdang ini, sudah berlangsung sejak tahun 1935 silam.

Untuk itu ditegaskan Riza, budaya ini terus dilestarikan.

" Tradisi kawin masal ini merupakan salah satu kekayaan di Bumi Junjung Besaoh. Ini tak kalah unik makanya perlu dilestarikan, sehingga tumbuh kecintaan kepada budaya daerah," ujar Riza mewakili Bupati H Justiar Noer, Sabtu (27/10/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved