Lion Air Jatuh

Anggota DPRD Babel Eling Sutikno Jadi Korban Jatuhnya Lion Air, Anak Sulung Tak Kuasa Menahan Tangis

Tetes air mata tak mampu terbendung diwajah Edwin Bayu, putra sulung Eling Sutikno

Anggota DPRD Babel Eling Sutikno Jadi Korban Jatuhnya Lion Air, Anak Sulung Tak Kuasa Menahan Tangis
Bangkapos/irakurniati
Di kediaman Eling Sutikno, Edwin, anak sulungnya bersama kerabat dan rekan-rekannya menyaksikan pemberitaan di media televisi mengenai informasi terkini keberadaan penumpang pesawat lion air JT 610 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM - Tetes air mata tak mampu terbendung diwajah Edwin Bayu, putra sulung Eling Sutikno, anggota DPRD Bangka belitung, yang menjadi salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT 610, yang dikabarkan terjatuh di perairan Tanjung karawang, Senin (29/10/2018).

Mata yang tampak berkaca-kaca tak mampu membohongi perasaan Edwin, yang saat ini sedang cemas menanti kabar mengenai orangtuanya itu.

Eling Sutikno diketahui berangkat menuju Jakarta bersama istrinya, Jumaliah, untuk mengikuti kunjungan kerja pada Sabtu (27/10/2018) lalu dan akan kembali ke Pangkalpinang pada hari ini.

Di kediaman Eling Sutikno yang berada di Jalan Nyatoh, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Taman sari, Pangkalpinang, Edwin yang masih diselimuti duka, menceritakan orangtuanya sempat menghubungi Edwin kemarin.

"Saya gak ada firasat apapun. Kemarin mereka sempat nelpon nyuruh ke rumah tetangga disini karena ada acara selamatan." ujar Edwin seraya menyeka air mata.

Edwin menuturkan awalnya sang ibu (Jumaliah) enggan untuk turut pergi ke Jakarta menemani ayahnya. Namun karena Eling pada saat itu sedang dalam kondisi sakit, dan meminta untuk ditemani ketika kunjungan kerja di lokasi yang jauh, maka Jumaliah pun turut serta mendampingi.

Kedua orangtuanya ini, sempat menginap di rumah Edwin beberapa hari lalu. Dirinya tak memiliki firasat atau pertanda apapun mengenai tragedi yang akan menimpa keluarganya itu. Ia pun telah menghubungi adiknya yang berada di Jakarta maupun Karawang untuk segera memberi perkembangan terkini informasi keberadaan orangtuanya.

"Tadi adik saya yang paling bungsu juga sempat pingsan, dia perempuan satu-satunya. Saya kasihan lihat dia, murung dan tidak mau keluar kamar." katanya.

Di kediaman Eling kini sedang dipenuhi rekan kerja Edwin, kerabat maupun tetangga yang datang untuk memberikan dukungan moril dan turut mendoakan keselamatan dua pasangan suami istri ini.

Dirinya tak henti berdoa dan berharap, para penumpang pesawat termasuk kedua orangtuanya dapat ditemukan dengan selamat.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved