Lion Air Jatuh

Kepala KSOP Muntok Jadi Korban Jatuhnya Lion Air, Ini Foto Kenangannya Selama Bertugas di Belitung

Kepala Kantor KSOP Muntok Bangka Barat Capt Muas Effendi dipastikan ikut dalam daftar penumpang pesawat Lion Air JT 610

posbelitung.co/Wahyu Kurniawan
Capten Muas Effendi mantan kepala KSOP Tanjungpandan berfoto bersama saat melepas Menhub Jonan di Bandara HAS Hanandjoeddin usai menyaksikan gerhana matahari total 9 Maret 2016. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muntok Bangka Barat Capt Muas Effendi dipastikan ikut dalam daftar penumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Soekarno Hatta – Pangkalpinang, Senin (29/10/2018).

Kepastian ini diungkap oleh Pelaksana Harian KSOP Muntok Nazirin.

Nazirin mengatakan, Capt Muas Effendi diketahui sedang melakukan perjalanan dari Medan menuju Jakarta dan kemudian ke Pangkalpinang untuk menghadiri rapat.

"Benar, bapak ada di dalam pesawat Lion Air yang jatuh itu, kami cek emailnya ada tiketnya, tapi waktu itu istrinya belum tahu," sebut Nazirin kepada bangkapos.com, Senin (29/10/2018).

Baca: Lion Air JT-610 Jatuh, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bangka Belitung Belum Diketahui Kabarnya

Nazirin menjelaskan, pihaknya masih memantau perkembangan informasi mengenai pesawat Lion Air yang membawa pempinannya tersebut.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Capt Muas Effendi adalah kepala KSOP Tanjungpandan.

Ia bertugas di Belitung pada tahun 2015.

Selama bertugas di Belitung, Capt Muas Effendi menjalin komunikasi yang baik dengan wartawan posbelitung.co.

Hal tersebut membuat wartawan memiliki sejumlah dokumentasi foto tentang Capt Muas Effendi.

Capt Muas sedang mengawal Menhub Jonan. Tampak foto kanan Menhub Jonan sedang berkomunikasi dengan Muas sesaat sebelum meninggalkan bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan menuju lokasi pengamatan GMT di Tanjung Kelayang, 9 Maret 2016.
Capt Muas sedang mengawal Menhub Jonan. Tampak foto kanan Menhub Jonan sedang berkomunikasi dengan Muas sesaat sebelum meninggalkan bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan menuju lokasi pengamatan GMT di Tanjung Kelayang, 9 Maret 2016. (posbelitung.co/kolase/Wahyu Kurniawan)

Beberapa di antaranya ketika Belitung menghadapi momen gerhana matahari total.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved