Ini Penjelasan Kadis Perikanan Terkait Dengan Satu Kegiatan DAK Rp 1,7 M yang Tidak Terlaksana

Di samping itu perlu kami informasikan bahwa permasalahan tidak terlaksananya sebagian kegiatan DAK 2017, telah dilaporkan secara

Ini Penjelasan Kadis Perikanan Terkait Dengan Satu Kegiatan DAK Rp 1,7 M yang Tidak Terlaksana
Bangkapos/Nurhayati
Ahmad Sapran 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Ahmad Sapran menjelaskan, ada satu kegiatan di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,7 Milyar tidak dapat dilaksanakan secara maksimal karena berbagai alasan dan pertimbangan baik secara teknis maupun keuangan.

Menurutnya, di tahun 2017 terbit Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia yang mengatur jadwal tahapan pencairan DAK yang berbeda signifikan dengan juklak dan juknis DAK tahun sebelumnya.

"Jika penyelesaian pekerjaan dan pencairan dananya melampaui batas waktu yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan RI, maka transfer dana DAK ke daerah dihentikan dan pembayaran pekerjaan kepada pihak ketiga menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bangka.

Sedangkan APBD Kabupaten Bangka Tahun 2017 mengalami defisit Rp 46 Milyar sehingga menurut TAPD ketika itu tidak ada jaminan bahwa pekerjaan yang dibiayai dana DAK yang penyelesaiannya terlambat dapat dibayar dengan APBD," jelas Sapran kepada bangkapos.com, Rabu (31/10/2018) malam.

Penjelasan ini disampaikan Sapran terkait dengan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka satu diantaranya Dinas Perikanan Kabupaten Bangka yang disebutkan Bupati Bangka Mulkan tidak tercapai, saat penyerahan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diserahkan Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Supendi kepada , Senin (29/10/2018) di Ruang Rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Sapran menyebutkan, secara total capaian kinerja Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tahun 2017 masih relatif baik.

"Meskipun ada kegiatan dari DAK ada yang tidak terlaksana, namun Dinas Perikanan Kabupaten Bangka pada tahun 2017 mendapatkan program kegiatan dari pusat yaitu dari Kementerian Kelautan Perikanan dengan total anggaran hampir Rp 5 Milyar," ungkapnya.

Program kegiatan dari pusat kementerian kelautan perikanan tersebut yakni berupa
Pengadaan kapal 5 GT sebanyak lima unit termasuk alat tangkap dan alat bantu penangkapan dengan nilai mendekati Rp 3 Milyar, bantuan alat berat/excavator 1 unit kurang lbh Rp 1,4 Milyar, bantuan
premi asuransi nelayan Rp 426 juta, mesin pakan 1 unit sebesar Rp 60 juta, bantuan bibit
dan pakan Rp 32 juta, bantuan bibit untuk restocking, dan lainnya.

"Di samping itu perlu kami informasikan bahwa permasalahan tidak terlaksananya sebagian kegiatan DAK 2017, telah dilaporkan secara tertulis dgn Menteri KKP RI dan Bapak Bupati Bangka ketika itu masih dijabat oleh Pak Ir H Tarmizi H Saat," kata Sapran.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved