Pemprov Babel Gandeng Kejati Kawal Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Yulizar Adnan mengatakan pemerintah provinsi meminta pengawalan kepada Kejati Babel dalam setiap pelaksanaan pengawasan.

Pemprov Babel Gandeng Kejati Kawal Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Focus Group Discussion di Ballroom Grand Parai Hotel Sahid Bangka, Rabu (31/10/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Babel, Yulizar Adnan mengatakan pemerintah provinsi meminta pengawalan kepada Kejati Babel dalam setiap pelaksanaan pengawasan.

"Pemprov Babel meminta pengawalan ke Kejati Babel, melalui acara ini kita mengajak untuk pencegahan penyimpangan proses pembangunan memanfaatkan bidang perdata dan tata usaha negara sebagai partnership dalam pelaksanaan kegiatan," kata Yulizar dalam acara Focus Group Discussion di Ballroom Grand Parai Hotel Sahid Bangka, Rabu (31/10/2018).

Ia menyebutkan, pengadaan barang dan jasa merupakan mekanisme belanja daerah dan negara.

"Terkait pengadaan barang dan jasa kita telah menggandeng pihak penegak hukum dalam T4D agar dalam pelaksanaan proyek strategis sesuai konteks, Aparat pemerintah dituntut cepat mulai dari perencanaan dan penyerahan agar menggerakkan perekonomian, meski cepat administrasi negara harus sesuai aturan maka perlu pengawalan," ujarnya.

Menurutnya dengan adanya pengawalan ini akan memberikan ketenangan bagi aparat pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa

"Adanya tim T4 dan T4D dengan memberikan penerangan, pendampingam dan pendapat hukum dapat memberikan ketenangan. Pesatnya pembangunan tentu membuka celah penyimpangan hukum, sengketa hukum, sehingga ini Perlu dilakukan pendampingan," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved