LIon Air Jatuh

5 Kisah Saksi Mata Jatuhnya Lion Air JT 610, Pesawat Menukik hingga Keluarkan Asap

5 Kisah Saksi Mata Jatuhnya Lion Air JT 610, Pesawat Menukik hingga Keluarkan Asap

5 Kisah Saksi Mata Jatuhnya Lion Air JT 610, Pesawat Menukik hingga Keluarkan Asap
Facebook Lion Air Group
Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017). 

Rahmat menuturkan bahwa jarak kapalnya dengan lokasi jatuhnya pesawat sekitar satu mil atau 1,6 km.

"Pesawat posisi masuk ke air kelihatan ekornya jadi kami lihat seperti itu," katanya.

"Ledakan itu terjadi setelah (benda) yang kami duga sebagai pesawat itu masuk ke air," jelasnya.

Namun Rahmat mengaku tidak melihat proses jatuhnya pesawat Lion Air.

Rahmat Slamet (Kiri), Kepingan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di Perairan Tanjung, Karawang, nampak dilaut dan ditemukan petugas pengeboran minyak lepas pantai (kanan)
Rahmat Slamet (Kiri), Kepingan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di Perairan Tanjung, Karawang, nampak dilaut dan ditemukan petugas pengeboran minyak lepas pantai (kanan) (YouTube/Tribunnews.com)

"Kami mendengarnya setelah pesawat masuk ke air, setelah itu tak ada suara-suara lagi," tambahnya.

Pesawat berputar-putar dan menukik tajam

Sabudi (30) adalah nelayan yang mengaku melihat langsung detik-detik pesawat itu jatuh.

Nelayan di desa itu kerap mencari ikan etom atau udang, dilansir Tribunnews.com, Rabu (31/10/2018).

"Saya lihat, kapalnya berputar-putar lalu menukik tajam ke laut. Kalau ada yang nyebut ada suara, memang ada suara tapi itu suara saat si pesawatnya jatuh ke laut dan terdengar (seperti) suara ledakan," ujar Sabudi.

Ia mengaku keheranan melihat peristiwa itu dan sempat kembali menepi ke tepi pantai.

Namun, saat ditepi pantai, ia melihat sudah banyak orang dan polisi.

Ada asap di antara roda pesawat

Anastasia, warga Binong, Karawaci, Tangerang mengatakan sempat melihat pesawat nahas tersebut ketika sedang mengudara, dilansir dari Bangkapos.com, Kamis (1/11/2018).

Dia bercerita, saat itu dirinya sedang berada dikediamannya dan berencana mengantar buah hatinya pergi bersekolah.

Ia mengetahui pesawat dari teriakan anaknya yang masih kecil.

Ketika diteras rumah, anaknya berteriak seraya memanggil dirinya bahwa ada pesawat 'seram' di atas langit.

Dengan segera Anastasia menghampiri sang buah hati dan melihat dengan mata kepalanya sendiri objek pesawat bertuliskan Lion Air oleng ke kiri, kemudian menukik lalu mengeluarkan asap berwarna abu keluar dari lubang di area roda pesawat yang tertutup.

Roda pesawat, tegas Anastasia, dalam keadaan tertutup.

"Itu anak udah keluar duluan. Anak keluar duluan lalu bilang 'mami ada pesawat seram'. Takut.

Jadi saya keluar saya lihat sendiri itu posisi pesawat miring ke kiri yakin sekali karena di sini (mencontohkan posisi pesawat dengan tangannya) ada tulisan Lion itu terbang ke atas dengan kepala menukik.

Anastasia sedang menceritakan proses olengnya pesawat Lion Air di udara di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).
Anastasia sedang menceritakan proses olengnya pesawat Lion Air di udara di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018). (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan)

Setelah lewat saya lihat bodi bawah itu ada asap antara roda itu yang saya lihat sebelah kanan. Tidak ada roda keluar melainkan ada lubangnya," ceritanya di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).

Lokasi rumahnya yang berada di Binong Permai, Karawaci, Tangerang dengan posisi terakhir pesawat hanya berjarak sekitar 94 kilometer.

Ibu dua anak yang berprofesi sebagai ojek daring itu sempat berjalan kaki keluar rumahnya mengikuti pesawat yang oleng itu.

"Setelah lewat seperti itu saya pikir sudah selesai. Tapi saya lihat itu pesawat keluar asap saya langsung teriak.

Saya ingin teriak tapi nggak bisa teriak. Ya sudah daya jalan sampai sudah jauh dan saya mengikuti aktivitas saya lagi.

Saya gak tahu ada kecelakaan atau apa. Pas saya pulang sekitar 11.30 WIB saya nyalakan tv, saya lihat ini pesawat yang saya lihat tadi," tuturnya.

Meski terbilang cukup jauh dari koordinat terakhir pesawat nahas itu hilang kontak, suara yang keluar dari mesin jet disebut masih terdengar jelas dan halus.

"Suara itu kedengeran jelas tidak bising tapi halus. Suaranya nggak cempreng tapi bulat," terangnya lagi.

Melihat peristiwa tersebut di depan matanya, Anastasia merasa menyesal karena tak segera menginformasikan apa yang dia lihat ke pihak berwenang. 

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved