Jabar, Jatim dan Jateng UMPnya 1,6 Juta, Ini 5 Fakta Kenaikan UMP 2019

Upah Minimum Provinsi (UMP) telah ditetapkan di sejumlah provinsi pada hari Kamis (1/11/2018). Namun, baru 26 gubernur yang

Jabar, Jatim dan Jateng UMPnya 1,6 Juta, Ini 5 Fakta Kenaikan UMP 2019
istimewa
Bupati Belitung Instruksikan Agar Penetapan UMP Oleh Gubernur Diikuti Perusahaan 

4. UMP Jawa Tengah naik menjadi Rp 1.605.396.02

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019 sebesar Rp 1.605.396.02.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/62 Tahun 2018 tentang UMP Jateng 2019. Beleid itu mulai berlaku per 1 Januari 2019.

"Sudah saya tandatangani. Mudah-mudahan Disnaker hari ini atau besok bisa me-launching kalau sudah siap," kata Ganjar, ketika dikonfirmasi, Kamis (1/11/2018).

Ganjar menjelaskan, penetapan UMP berdasarkan formula PP 78 tahun 2015. Kementerian Tenaga Kerja pada tahun ini menetapkan besaran kenaikan UMP sebesar 8,03 persen. Pada 2018, UMP ditetapkan sebanyak Rp 1.486.065.

Pada 2019, UMP ditetapkan menjadi Rp 1.605.396. "Formula baru karena dalam PP-nya ketentuannya begitu, maka tinggal menentukan rumus itu ke Jawa Tengah," tambahnya. 

5. Baru 26 gubernur yang melaporkan kenaikan

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri baru menerima laporan dari 26 gubernur yang sudah meneken surat keputusan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2019.

Dengan demikian, sebanyak 8 provinsi belum melaporkan kenaikan UMP. "Yang sudah masuk, ada 26 provinsi sudah masuk," kata Hanif di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jumat (2/11/2018).

Namun, Hanif enggan merinci provinsi-provinsi mana saja yang sudah dan belum melaporkan. Ia hanya memastikan, dari 26 provinsi yang sudah melapor, semuanya sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. 

Sumber: KOMPAS.com (Ihsanuddin, Nazar Nurdin, Ghinan Salman, Agie Permadi, Dendi Ramdhani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Kenaikan UMP 2019, Ditolak Serikat Pekerja di Jabar hingga Baru 26 Gubernur yang Lapor ", 

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved