Jaksa Belinyu Beri Petunjuk Soal Kasus Laka Tambang Renggut Dua Korban Jiwa

tambang ilegal di kawasan hutan produksi (HP) Tekongpoi Belinyu Bangka merenggut dua korban jiwa. Korban masing-masing Candra alias Can (31)

Jaksa Belinyu Beri Petunjuk Soal Kasus Laka Tambang Renggut Dua Korban Jiwa
Bangkapos/ferylaskari
Dede Muhamad Yasin, Kacabjari Belinyu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKA POS.COM, BANGKA-- Kasus kecelakaan (Laka) tambang ilegal merenggut dua korban jiwa masih 'nyangkut' di tangan Penyidik Polsek Belinyu.

Pasalnya, berkas perkara yang dilimpahkan penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum Cabjari Belinyu, dikembalikan karena dinilai belum lengkap.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY dikonfirmasi Bangka Pos, Jumat (2/11/2018) menyatakan, berkas penyidikan perkara tersebut sebenarnya sudah diserahkan oleh Penyidik Polsek Belinyu ke Penuntut Umum Cabjari Belinyu.

Namun setelah berkas perkara diperiksa, penuntut umum menilai ada kekurangan. "Sudah masuk berkasnya," kata Dede.

Jaksa Cabjari setempat setelah melakukan penelitian atau koreksi berkas, memandang ada beberapa hal yang perlu ditambahkan.dalam berkas.

Sehingga penuntut umum kemudian memberikan petunjuk kepada penyidik, agar melengkapi berkas tersebut.

"Sudah kita kasih petunjuk atau P19," katanya.

Mengenai kekurangan dan petunjuk yang diberikan penuntut umum pada penyidik, menurut Dede, terdiri beberapa hal. Diharapakan petunjuk tersebut segera dipenuhi agar proses hukum pada tersangka berjalan lancar.

"Ada beberapa syarat formil dan materiel di berkas perkara yang harus dilengkapi penyidik," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved