Breaking News:

Pesawat Lion Air Jatuh

Kopilot Harvino Ternyata Dijadwalkan Terbang ke Malang, Ini Alasannya Terbang ke Pangkal Pinang

Pertanyaan pun muncul mengenai penyebab kopilot Harvino tiba-tiba terbang ke Pangkal Pinang menggunakan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh

Editor: Iwan Satriawan
Kolase | Youtube @Edward F. Limbong dan Tribun Jakarta

BANGKAPOS.COM--Kopilot Harvino bersama Pilot Bhavye Suneja adalah orang yang berada di balik kemudi pesawat Lion Air jatuh yang terjadi pada Senin (29/10/2018) di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Kopilot Harvino menjadi satu dari 189 orang yang menjadi korban pesawat Lion Air jatuh.

Kabar kepergian sang kopilot Harvino yang menjadi korban pesawat Lion Air jatuh ini lantas membuat keluarga yang ditinggalkan dirundung duka yang mendalam.

Tak hanya keluarga, seorang pilot senior yang sempat menjadi rekan terbang kopilot Harvino, Edward Ferry Limbong, juga ikut berkabung.

Edward mengunggah sebuah video di kanal Youtube Edward F. Limbong, yang menunjukkan penerbangan terakhirnya bersama kopilot Harvino.

Dalam videonya, Edward mengatakan bahwa menurut jadwal, kopilot Harvino seharusnya terbang ke kota Malang, Jawa Timur.

Pertanyaan pun muncul mengenai penyebab kopilot Harvino tiba-tiba terbang ke Pangkal Pinang menggunakan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh.

Ternyata, alasan tujuan sang kopilot berubah karena ia ingin menggantikan temannya sesama pilot.

Mengutip Tribun Jakarta, seorang teman Harvino sesama pilot bernama Yelal F, datang ke rumah duka dan menjelaskan alasan kopilot Harvino terbang ke Pangkal Pinang.

Kopilot Harvino harus menggantikan seorang pilot yang ternyata belum memiliki lisensi untuk menerbangkan Boeing 737 Max, pabrikan terbaru dari perusahaan manufaktur pesawat, Boeing.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved