Lion Air Jatuh

Lion Air JT 610 Jatuh di Tengah 'Kuburan' Kapal Karam Bermuatan Benda Cagar Budaya

Tidak hanya kapal-kapal berusia ratusan tahun bahkan kapal-kapal yang tenggelam era modern pun karam di perairan Karawang.

Lion Air JT 610 Jatuh di Tengah 'Kuburan' Kapal Karam Bermuatan Benda Cagar Budaya
Youtube/NetInsigth
Sebagian badan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang ditemukan pada kedalaman 32,5 meter. 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Lokasi jatuhnya pesawat dengan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 pada Senin (29/10), di perairan Karawang atau di Laut Jawa, berada tepat di kawasan 'kuburan' kapal-kapal karam yang membawa muatan cagar budaya.

Tidak hanya kapal-kapal berusia ratusan tahun bahkan kapal-kapal yang tenggelam era modern pun karam di perairan tersebut. ‎

Di beberapa tempat sempat ada penemuan benda-benda cagar budaya tersebut.

"Salah satu yang sempat ada penemuan benda cagar budaya itu di perairan Cilamaya. Saat itu warga menemukan benda-benda berupa koin emas diduga peninggalan kongi dagang pemerintah kolonial, Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) guci-guci peninggalan Cina hingga jangkar berusia ratusan tahun," kata Sekretaris Dinas Perikanan, Sari Nurmiasih via ponselnya, Kamis (1/11).

Pada keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan‎ tahun lalu, menyebutkan benda-benda cagar budaya merupakan barang muatan kapal karam (BMKT) yang tersebar di 463 tiik di perairan Indonesia mulai dari Kepulauan Riau, Selat Karimata, Perairan Bangka Belitung hingga Laut Jawa.

 

Baca: Sepupu Artis Haykal Kamil Jadi Korban Lion Air, Anak Kembarnya Terus Menunggu Kepulangan Sang Ayah

Sebaran kapal tenggelam tersebut umumnya membawa komoditi dan barang dari Cina, ‎Asia Barat dan Eropa.

Seperti Belanda (VOC), Inggris hingga Spanyol.

Jurnalis Kompas TV ikut menyelam ke dasar laut guna mencari korban dan badan pesawat Lion Air, Selasa (30/10/2018).
Jurnalis Kompas TV ikut menyelam ke dasar laut guna mencari korban dan badan pesawat Lion Air, Selasa (30/10/2018). (Youtube/Kompas TV)

Dalam keterangan resminya itu, KKP menyebut setiap lokasi BMKT memiliki sisi ekonomi bernilai antara 80 Ribu - 18 juta US Dollar.

"Secara umum memang di Laut Jawa termasuk perairan Karawang merupakan satu kawasan BMKT. Termasuk di kawasan perairan Tanjung Pakis (lokasi jatuhnya pesawat Lion Air) juga wilayah BMKT. Cuma memang sejauh ini baru ditemukan di Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya," ujar dia.

Jauh sebelum pemerintah pusat membuat siste BMKT, kata sari, warga di utara Karawang kerap menemukan benda-benda cagar budaya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved