25 Butir Telur Buaya Dibawa ke Lembaga Konservasi Alobi

Tim animal rescue Alobi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bangka Belitung membawa buaya berukuran 330 cm, yang telah ditangkap

25 Butir Telur Buaya Dibawa ke Lembaga Konservasi Alobi
Ist/langka sanie
Buaya betina dibawa ke lembaga konservasi pusat penyelamatan satwa Alobi, Jumat (3/11/2018) malam. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim animal rescue Alobi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bangka Belitung membawa buaya berukuran 330 cm, yang telah ditangkap oleh sejumlah warga beberapa waktu lalu, di TPI Ketapang Pangkalpinang. Buaya betina ini dibawa ke lembaga konservasi pusat penyelamatan satwa Alobi, Jumat (3/11/2018) malam.

Ketua Alobi Foundation Bangka Belitung, Langka Sanie mengatakan pihaknya mendapati laporan warga dari media sosial, mengenai keberadaan buaya yang ditakutkan akan menyerang manusia.

"Dua hari lalu ditangkap warga, karena takut nyerang. Buaya itu menjadi agresif karena sedang menjaga sarang dan telur-telurnya." kata Langka, Sabtu (3/11/2018).

Buaya betina itu dibawa ke lembaga konservasi bersama 25 butir telurnya. Langka sebut pihaknya akan berkoordinasi dengan BKSDA mengenai langkah selanjutnya, terhadap reptil berumur sekitar 25 tahun itu.

Ia menuturkan pada bulan november hingga januari mendatang, diperkirakan musim kawin dan bertelur buaya. Sehingga buaya akan lebih agresif, dengan keberadaan manusia ataupun lingkungan sekitarnya.

"Kalau bisa masyarakat waktu magrib dan malam lebih berhati-hati di perairan yang ada di wilayah Babel. Ditambah populasi buaya Bangka sekarang sudah menyebar, bukan hanha di muara saja, tapi bekas-bekas kolong timah itu sudah banyak ditemukan buaya." pungkasnya.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved