Breaking News:

Pesawat Lion Air Jatuh

Karmin, Warga Koba Penumpang Lion Air JT 610 Berhasil Diidentifikasi, Begini Suasana Rumahnya

Pantauan bangkapos.com dari halaman rumah korban, terlihat keluarga, baik istri dan anak korban dan keluarga dekat lainnya

Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/Riki Pratama
Kondisi rumah Karmin yang berasa di jalan Kenanga foto diambil, Minggu (4/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Rumah penumpang Lion Air JT 610 Karmin yang berada di jalan Kenanga, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, yang berhasil diidentifikasi tim DVI Polri terlihat berkumpul beberapa keluarga korban, Minggu (4/11/2018) malam.

Pantauan bangkapos.com dari halaman rumah korban, terlihat keluarga, baik istri dan anak korban dan keluarga dekat lainnya berkumpul berbincang diruang tengah rumah korban.

Tetapi, hingga berita ini diturunkan para awak media yang datang belum mendapatkan keterangan lengkap dari keluarga, pihak keluarga menolak untuk diwawancara oleh para awak media.

Berdasarkan informasi yang didapatkan wartawan, pihak keluarga telah mengetahui bahwa Karmin berhasil diindentifikasi dari pihak Polri, pihak keluarga berencana akan menyambut Jenazah.

Selain itu, anak kedua korban telah pergi ke Jakarta untuk mendampingi jenazah, dan dikabarkan besok Senin (5/11/2018) akan datang mendampingi Jenazah korban.

Selain itu, informasi yang didapat bahwa kepergian Karmin bersama keluarga ke Jakarta pada Sabtu (27/10/2018) lalu, untuk datang ke rumah anaknya di Jakarta, lalu pada Senin (29/10/2018) pagi korban pulang sendirian menggunakan Pesawat Lion Air JT 610 untuk membuka toko.

Salah seorang keluarga yang sempat berbincang kepada wartawan, Aquan mengatakan, Karmin pergi karena anaknya ada yang tinggal disana.

Lalu pada Senin (29/10/2018) pagi, ia memutuskan pulang sendirian ke Pangkalpinang karena ingin membuka toko yang menjual alat tani di pinggiran jalan Kenanga, Kecamatan Koba.

"Mereka sekeluarga pergi ke Jakarta, namun Karmin pulang duluan karena ingin membuka toko tani miliknya, namun hal ini terjadi, pesawatnya jatuh,kita tidak bisa berbuat apa nama juga musibah,"ungkapnya

Ia menambahkan bahwa, jenazah akan datang pada Senin (4/11/2018) besok dan direncanakan dimakamkan besok harinya, Selasa (5/11/2018) dipemakaman etnis China di Kecamatan Koba.(*)


Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved