Breaking News:

BKPSDM Beltim Khawatir Peserta Test CPNS di Beltim Tidak Lulus Pasing Grade

Kepala BPSDM Beltim, Yuspian mengaku khawatir dengan pelaksanaan seleksi kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kabupaten Belitung Timur

Penulis: Suharli | Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Suharli
Kepala BKPSDM kabupate Belitung Timur,Yuspian 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR--Kepala BPSDM Beltim, Yuspian mengaku khawatir dengan pelaksanaan seleksi kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kabupaten Belitung Timur.

Kekhawatiran tersebut diungkapkanya lantaran biasanya peserta seleksi CPNS kesulitan mencapai target passing grade, sedangkan jumlah PNS yang pensiun di Belitung sebnyak 50-70 orang.

Menurutnya dari sejumlah Kabupaten lain yang telah menyelenggarakan tes lebih awal, banyak peserta gagal dan kehilangan kesempatan mengikuti tes berikutnya.

"Banyak yang tidak terserap, Kalau kami cermati dari berbagai daerah yang sudah melaksanakan, termasuk yang terakhir di Kabupaten Belitung, fenomenanya hampir sama se-Indonesia kesulitannya hampir sama, yakni kesulitan dalam melampaui passing grade," kata Yuspian kepada posbelitung saat ditemui di kantornya, Senin (5/11/2018).

Pihaknya berharap akan ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk melakukan penyesuaian baik itu ada penurunan passing grade dari yang semula ditetapkan. Sehingga dari pelamar yang sudah melaksanakan tes, mungkin tidak akan terjadi kekosongan formasi yang tidak terisi. Namun hal itu menurutnya kembali ke kebijakan pusat.

Menurut Yuspian kekosongan peserta jika tidak lolos passing grade akan sangat berdampak buruk bagi Pemerintah daerah, karena  banyaknya ASN yang memasuki usia pensiun setiap tahun tidak diimbangi dengan penerimaan CPNS baru.

"Banyak kerugian. Satu diantaranya, kami kehilangan satu siklus generasi rekrutmen CPNS. Kita sama-sama tahu, ini saja terakhir tes CPNS tahun 2014 lalu. Fenomenanya tidak setiap tahun ada rekrutmen CPNS. Sementara pensiun pegawai terus berlangsung setiap tahun dan rata-rata di Beltim antara 50-70 orang pensiun setiap tahun," kata Yuspian. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved