Jumat, 10 April 2026

Panselnas CPNS 2018: Kalau Nggak Fair Republik Ini Hancur

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengawasi langsung pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Bangka

Penulis: nurhayati | Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Nurhayati
Peserta saat mengikuti pelaksanaan tes CPNS, Senin (5/11/2018) di ruang lab komputer SMKN 1 Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengawasi langsung pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Bangka, Senin (5/11/2018) yang dipusatkan di SMKN 1 Sungailiat

Asisten Departemen Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Arizal yang juga sebagai panselnas memastikan pelaksanaan tes CPNS Tahun 2018 bakal berlangsung fair.

Dia mengingatkan, masyarakat agar tidak tertipu jika ada iming-iming dari oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meluluskan tes CPNS karena itu penipuan.

"Kalau nggak fair kan republik ini hancur. Jadi tidak ada satu orang pun yang katanya bisa bantu, itu nipu-nipu aja itu, anak presiden Jokowi saja pernah tidak lulus CPNS di 2014 lalu," kata Arizal.

Test CPNS ini, nilainya langsung bisa di lihat di layar monitor, jadi siapapun bisa melihat secara langsung.

"Kalau anak kita ikut, kita hanya bisa bantu doa saja. Ada monitor sudah transparan. Sudah selesai tes hasilnya di print out,
ditempel, lokasi. Bisa motret lho setiap orang. Hasil ini dibawa terus sampai ke ujung nggak ada bisa merubah itu," ujarnya.

Dia mengatakan prinsip transparan dan berkeadilan tersebut harus dibangun, siapa pun yang terbaik dia bisa lulus tes CPNS.

Selain itu juga pihaknya sejak awal ingin membangun disiplin para pelamar CPNS. Bagi peserta yang terlambat ikut tes CPNS tidak boleh masuk ke lokasi tes CPNS.

"Itu sudah SOP-nya seperti itu. Apa pun alasannya. Kita kan menuntut ASN ini disiplin. Orang kan bisa macem-macem alasannya sakit, apalagi di daerah sulit kalau terlambat, aturan mainnya sudah di bilang sekian jam harus nyampe di lokasi. Ada ruang tunggu sebelum masuk ke tempat tes. Jadi aturan mainnya seperti itu nggak boleh telat," jelas Arizal.

Disampaiknya jika ada kendala terkait dengan hal-hal teknis seperti listrik mati dan lainnya maka panitia tes CPNS di daerah bisa berkomunikasi tim pusat yang bisa ditunda.

"Prinsipnya peserta jangan dirugikan. Itu karena kesalahan sistem atau persoalan listrik mati dan lain-lain tetapi kalau sudah masuk ke ruang tes peserta terlambat tidak boleh masuk," kata Arizal.

Keluarga maupun pelamar dan peserta tes CPNS yang menunggu bisa berada di ruang tunggu di halaman SMKN 1 Sungailiat, dimana bisa melihat layar monitor yang menampilkan hasil tes mereka.

Pada saat pelaksanaan jam 09.00 WIB para peserta tes CPNS mendapat pengarahan dari Pj Sekda Bangka Akhmad Mukhsin.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved