Pengelola Aset Barang Milik Daerah Pangkalpinang Perlu Perhatian Serius

Tujuannya juga untuk meningkatkan pemahaman dalam hal pengelolaan aset, jadi biar tidak berbeda persepsi

Pengelola Aset Barang Milik Daerah Pangkalpinang Perlu Perhatian Serius
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Bimtek pengelolaan aset BMD di Hotel Jati Wisata, Pangkalpinang, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Sebanyak 227 pegawai pengurus barang di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dilingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapatkan bimbingan teknis penglolaan barang milik daerah (BMD) di Hotel Jati Wisata, Pangkalpinang, Selasa (6/11/2018).

Bimtek yang digelar Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pangkalpinang akan berlangsung sampai Rabu (7/11/2018) dengan narasumber dari perwakilan Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah Direktorat Jendral Bina Keuangan Kemendagri RI Amanah dan Kepala Bakeuda Pangkalpinang Agus Fendi.

Kepala Bidang Aset BakeudaPangkalpinang, Syafaruddin yang juga ketua pelaksana bimtek ini menuturkan,  pengelolaan aset berupa BMD perlu menjadi perhatian serius. BMD mesti dikelola secara benar berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bimtek yang digelar ini juga dianggap sebagai satu di antara upaya Pangkalpinang dalam mempertahankan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2017 lalu.

Lelaki yang akrab disapa Udin itu mengharapkan, setelah bimtek ini, pengelolaan BMD dapat berjalan lebih rapi, tertib dan terarah.

"Tujuannya juga untuk meningkatkan pemahaman dalam hal pengelolaan aset, jadi biar tidak berbeda persepsi.

Selama ini kan masing-masing OPD punya format tersendiri dalam pengelolaan aset, sehingga BPK pun bingung, kok banyak sekali perbedaan formatnya. Jadi dengan adanya bimtek ini kita satukan formatnya," sebut Udin kepada sejumlah wartawan di sela bimtek.

Udin juga mengakui bahwa saat ini penataan aset Pangkalpinang belum sempurna. Ia mengamini pendapat Sekretaris Daerah Pangkalpinang Radmida Dawam yang menyampaikan hal serupa saat membuka bimtek. 

Selama ini, kata Udin,  masih banyak catatan pengeloalaan aset Pemkot Pangkalpinang yang mesti sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved