Soal HTI Babar Eko Wijaya Dukung Masyarakat, Pengusaha Harus Hormati

Masyarakat Kabupaten Bangka Barat menolak keberadaan izin hutan tanaman industri (HTI) yang berada di daerah mereka.

Soal HTI Babar Eko Wijaya Dukung Masyarakat, Pengusaha Harus Hormati
istimewa
Eko Wijaya 

BANGKAPOS.COM -- Masyarakat Kabupaten Bangka Barat menolak keberadaan izin hutan tanaman industri (HTI) yang berada di daerah mereka.

Eko Wijaya, Anggota Komisi VII DPR RI, Daerah Pemilihan (Dapil) Bangka Belitung menanggapi masalah ini harus diselesaikan bersama-sama.

Disatu sisi untuk kepentingan investasi, dan disisi lain untuk kepentingan perekonomian masyarakat. Apalagi masyarakat setempat banyak yang menggantungkan perekonomiannya di bidang bertanian.

“Kalau masalah ini harus kita selesaikan bersama-sama, pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Tidak bisa hanya sepihak saja. Selain menjaga investasi di Babel, yang utama juga menjaga kepentingan dari masyarakat kita, ” ujar Eko Wijaya, Selasa (6/11/2018).

Pemerintah juga harus turun tangan langsung. Apalagi keberadaan HTI merupakan hajat hidup masyarakat yang menggantungkan dari pertanian.

Pemerintah juga lanjut Eko Wijaya harus pro dengan kepentingan masyarakat. Tidak hanya pro kepada pengusaha atau bisnis.

“Intinya semuanya harus seimbang. Kita sebagai perwakilan rakyat di DPR RI tetap mendukung kepentingan masyarakat. Pengusaha juga kita sarankan harus juga pro kepada masyarakat bila hendak berinvestasi,” kata Eko Wijaya.

Pengusaha tidak bisa hanya mementingkan kepentingan bisnis saja. Mereka juga harus memikirkan kepentingan dari masyarakat. Menjaga kultur dan adat istiadat masyarakat setempat.

“Rata-rata masyarakat kita di Bangka Barat mata pencaharian sehari-harinya hanya dari bertani ada juga nelayan. Jadi pelaku usaha dan pemerintah harus juga mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Eko Wijaya.

Keinginan masyarakat ini tambah Eko Wijaya bukan untuk menghalangi investasi masuk ke Bangka Belitung.

Investasi yang masuk juga harus ada pertimbangannya, terutama azas kepentingan masyarakat dan pemerintah daerah.

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved