Peringati HKN, Wabup Ajak Masyarakat Ikut Germas Hidup Sehat

Wakil Bupati Bangka Syahbudin, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat melalui gerakan masyarakat (Germas)

Peringati HKN, Wabup Ajak Masyarakat Ikut Germas Hidup Sehat
Bangka Pos / Nurhayati
Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Senin (12/11/2018) di Halaman Kantor Bupati Bangka. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Wakil Bupati Bangka Syahbudin, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat melalui gerakan masyarakat (Germas) hidup sehat yang telah diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia menjadi suatu gerakan nasional yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat.

Diakuinya, Hari Kesehatan Nasional ke-54 bertepatan dengan empat tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berbagai program kesehatan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik.

"Hal ini dapat kita refleksikan melalui hasil-hasil program kesehatan yang meliputi upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu layanan," ungkap Syahbudin saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54, Senin (12/11/2018) di Halaman Kantor Bupati Bangka.

Disampaikannya, bahwa peran pemerintah untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan melalui perlindungan finansial telah dibayarkan iuran bagi penerima bantuan iuran (PIB) yakni 87,8 juta jiwa pada tahun 2015 menjadi 92,3 juta jiwa. 

Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima layanan JKN dari 19.969 tahun 2015 menjadi 21.763 pada tahun 2017. Untuk fasilitas tingkat lanjutan juga mengalami peningkatan dari 1.847 faskes tahun 2015 menjadi 2.292 pada tahun 2017.

Pemenuhan sumber daya manusia kesehatan untuk memenuhi akses pelayanan kesehatan khususnya di daerah-daerah terpencil perbatasan dan kepulauan di (DTPK) hingga tahun 2017 pemerintah telah menempatkan 6.316 tenaga kesehatan melalui nusantara sehat (NS) wajib kerja dokter spesialis (WKDS)  serta penugasan khusus calon dokter spesialis.

Sebelumnya, pemerintah pada tahun 2017 untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam meningkatkan sarana dan prasarana pada fasilitas tingkat pertama sebanyak 375 rehabilitasi puskesmas, 35 pembangunan gedung, 750 pembangunan baru puskesmas, 34 unit puskesmas keliling perairan, 537 unit Puskesmas keliling roda empat dan 2.525 peningkatan sarana dan prasarana puskesmas, serta 10.437 penyediaan alat kesehatan di puskesmas. 

"Saat ini untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan telah terdapat 104 rumah sakit rujukan regional, 20 rujukan provinsi, empat RS rujukan nasional dan 408 RSUD lainnya," jelas Syahbudin.

Dikatanya, untuk capaian program HIV AIDS melalui upaya terobosan temukan obati pertahankan pengobatan ARV (TOP) sampai 2017 telah diberikan air sebanyak 87031 orang dengan HIV AIDS (ODHA). 

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved