Rumah Layak Huni Masih Diproses, Disperkim Babel Tegaskan Tak Ada Biaya Pengganti Kontrak Rumah

Pemerintah daerah menekan kontraktor yang mengerjakan rumah layak huni untuk segera mengerjakan rumah warga yang sudah dibongkar.

Bangka Pos/Krisyanidayati
Kasi Pengembangan Perumahan Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Antonius Wahjudi. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Kasi Pengembangan Perumahan Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Antonius Wahjudi mengatakan saat rumah layak huni sedang dalam tahapan pengerjaan, maka tidak ada biaya ganti untuk tempat tinggal sementara.

"Saat sosialisasi sudah kami sampaikan, tidak ada biaya penggantian untuk tempat tinggal sementara. Kami sarankan mereka menumpang di rumah keluarga atau orang tua," katanya, Selasa (13/11/2018).

Pihaknya menekan kontraktor yang mengerjakan rumah layak huni untuk segera mengerjakan rumah warga yang sudah dibongkar.

"Kita tekankan benar agar kontraktor bisa mengerjakan dengan cepat, kalau ada yang ngontrak jadi enggak terlalu lama ngontraknya. Kan kita miris, mereka yang rumahnya dibangun ini kan keluarga kurang mampu," ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar pembangunan 178 unit rumah layak huni yang bersumber dari APBD Provinsi Babel ini bisa segera selesai dan dirasakan manfaatnya.

"Ya ketika sudah kontrak, kita enggak bisa intervensi. Kita hanya bisa dorong dan desak kontraktor untuk segera mengerjakan," ujarnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved