Advertorial
Rapimprov Kadin, Percepat Kemajuan Pariwisata dan UMKM dalam Transformasi Ekonomi
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat pimpinan provinsi (Rapimprov)
BANGKAPOS.COM--Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat pimpinan provinsi (Rapimprov) di Ballroom Hotel Grand Hatika, Kabupaten Belitung Senin (12/11).
Agenda rutin Kadin Provinsi Kepulauan Babel itu dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, Ketua Umum Kadin Provinsi Kepulauan Babel, Ir Thomas Jusman MM, perwakilan Kadin Pusat serta jajaran Forkopimda Kabupaten dan tamu undangan lainnya.
Acara yang mengangkat tema Kadin Babel mendorong percepatan sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM dalam proses transformasi ekonomi masyarakat Babel itu juga dihadiri ratusan pelaku pariwisata Kabupaten Belitung dan Beltim.
“Acara ini memang agenda rutin minimal setahun sekali. Tahun lalu kami adakan di Bangka dan demi kesetaraan tahun ini kami gelar di Belitung untuk dua kabupaten,” ujar Ketua Umum Kadin Babel Thomas Jusman.
Ia menjelaskan, pada Rapimprov sebelumnya Kadin Babel membahas transformasi sektor ekonomi dari pertambangan menuju pariwisata.
Oleh sebab itu, pada 2018 mereka lebih mempertajam pokok bahasan percepatan sektor pariwisata dan pembinaan pelaku UMKM.
Dirinya menilai antara pariwisata dan UMKM merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Sehingga jika pariwisata sebuah daerah maju, maka secara otomatis UMKM juga berkembang.
“Karena wisatawan datang itu what to do, what to see, what to buy and what to eat, UMKM lah yang menyediakannya. Mungkin pantai indah banyak, tapi kalau unik itu akan menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.
Thomas menambahkan, langkah kongkret yang akan dilakukan Kadin Babel memberikan pemahaman penerapan teknologi dalam pemasaran produk UMKM.
Kemajuan era digitilasi menuntut masyarakat untuk bertransformasi dan UMKM salah satunya. Jadi melalui kegiatan tersebut, kata dia, Kadin akan memberikan penajaman pemanfaatan dunia digital dalam pemasaran produk UMKM.
“Saat ini smartphone menjadi kebutuhan kita tapi pemanfaatannya belum maksimal. Di sini kami memberikan penajaman bagaimana memanfaatkan itu, karena kita tahu sekarang medsos sudah luar biasa,” katanya.
Selain itu, langkah konkreet lainnya Kadin Babel akan membantu Pemprov Babel dalam mewujudkan KEK di wilayah Bangka sebagai penyokong KEK Tanjung Kelayang di Belitung.
“Nanti kami akan mengkombinasikan destinasi yang terintegrasi di Bangka dan Belitung. Jadi semacam paket wisata dua hari di Belitung dilanjutkan ke Bangka, sehingga paket kunjungan itu lebih komplit,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman mengapresiasi Kadin Babel yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.
Menurutnya, sektor pariwisata telah menjadi ektor unggulan di saat sektor lainnya mengalami penurunan. Akan tetapi, berbicara pertumbuhannya diperlukan campur tangan seluruh elemen masyarakat.
“Masalah pariwisata di Babel tidak saja diserahkan kepada pemerintah tapi seluruh stakeholder dan masyarakat termasuk Kadin. Kadin ini kumpulan para pengusaha dan pemerintah harus bermitra dengan mereka khususnya Kadin,” ujar Gubernur Babel Erzaldi Rosman kepada awak media.
Ia menjelaskan, semakin cepat pembangunan ekonomi, pemerintah harus bermitra dengan Kadin sebagai salah satu wadah berkumpulnya para pengusaha.
Hal ini dikarenakan pemerintah hanya regulator dan pengusaha yang mengembangkan potensi ekonomi di suatu wilayah.
“Jadi tinggal bagaimana kami menjalin kemitraan itu tidak menyalahi aturan. Jangan sampai masyarakat berpikir kalau pemerintah bertemu pengusaha sudah negatif, itu salah tapi justru kami bersinergi demi memajukan Babel ini,” katanya.
Erzaldi menambahkan pertumbuhan UMKM di wilayah Babel meningkat sekitar 140 persen dari jumlah keseluruhan. Oleh sebab itu, ke depan Pemprov Babel akan lebih selektif menilai pelaku UMKM dari sisi kreatifitas, pemasaran serta keunikan produk yang dihasilkan.
Dirinya berharap berkembangnya jumlah pelaku UMKM itu secara tidak langsung juga mampu mendongrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Babel.
“Pertumbuhannya meningkat dari jumlah, sangat drastis. Makanya ke depan kami akan seleksi dari kemampuan mereka dan yang penting UMKM ini tahan lama itu sudah terbukti,” katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rapimprov-kadin-kep-babel-2018.jpg)