BREAKING NEWS : Ada 16 Kali Gempa Terjadi di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini 15 November 2018

Ada 16 Kali Gempa Terjadi di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini 15 November 2018

BREAKING NEWS : Ada 16 Kali Gempa Terjadi di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini 15 November 2018
KOMPAS.com/LAKSONO HARI W
Gempa bermagnitudo 5,0 atau lebih besar yang terjadi di wilayah Indonesia selama 50 tahun sejak 1968 hingga September 2018 yang dicatat oleh USGS. Data diambil pada 30 September 2018 pukul 20.00 WIB 

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#6

Gempa keenam terjadi di Mamasa pada pukul 04:44:26 WIB.

Pusat gempa berada di darat 5 km timur Mamasa dengan magnitudo 2,3.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#7

Gempa ketujuh terjadi di Mamasa pada pukul 05:10:09 WIB.

Pusat gempa berada di 11 km tenggara Mamasa dengan magnitudo 2,6.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#8

Gempa kedelapan terjadi di Mamasa pada pukul 05:49:22 WIB.

Pusat gempa berada di darat 5 km timur kabupaten Mamasa dengan magnitudo 2,7.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#9

Gempa kesembilan terjadi di Mamasa pada pukul 07:37:15 WIB.

Pusat gempa berada di darat 5 km tenggara Mamasa dengan magnitudo 2,9.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#10

Gempa kesepuluh terjadi di Mamasa pada pukul 07:59:11 WIB.

Pusat gempa berada di 2 km timur Mamasa dengan magnitudo 3,5.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#11

Gempa kesebelas terjadi di Mamasa pada pukul 09:19:40 WIB.

Pusat gempa berada di darat 7 km utaraMamasa dengan magnitudo 3,2.

Mamasa merasakan gempa dengan skala MMI II.

#12

Gempa keduabelas terjadi di Mamasa/Kecamatan Tabang pada pukul 11:09:46 WIB.

Pusat gempa berada di darat 7 km barat Kecamatan Tabang dengan magnitudo 3.

Mamasa merasakan gempa ini dengan skala MMI II.

#13

Gempa ketigabelas terjadi di Lombok Utara pada pukul 12:29:50 WIB.

Pusat gempa berada di laut 27 km barat laut Lombok Utara dengan magnitudo 3,6.

Lombok Utara merasakan gempa ini dengan skala MMI II.

#14

Gempa keempatbelas terjadi di Mamasa pada pukul 18:32:13 WIB.

Pusat gempa berada di darat 20 km timur laut Mamasa dengan magnitudo 2,3.

Mamasa merasakan gempa ini dengan skala MMI II.

#15

Gempa kelimabelas terjadi di Kendari pada pukul 20:07:20 WIB.

Pusat gempa berada di laut 22,1 km timur laut Kendari dengan magnitudo 3,4.

Konawe Utara merasakan gempa ini dengan skala MMI II-III, sedangkan Kendari dengan skala II.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Editor: zulkodri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved