Petugas Pengatur Lalulintas Bateng Dilatih Balai Diklat Transportasi Darat Bali

Agar mereka bisa memahami dan meningkatkan potensi dan kompetensi sesuai dengan orientasi

Petugas Pengatur Lalulintas Bateng Dilatih Balai Diklat Transportasi Darat Bali
Bangkapos/Riki Pratama
Balai Diklat Tranfortasi Darat Bali bersama Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan Pemkab Bangka Tengah melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Orientasi lalu lintas angkatan XXII, Petugas pengaturan lalu lintas angkatan XLI dan XLII, dari Senin (12/11/2018) hingga Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Balai Diklat Transportasi Darat Bali bersama Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan Pemkab Bangka Tengah melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Orientasi lalu lintas angkatan XXII, Petugas pengaturan lalu lintas angkatan XLI dan XLII, dari Senin (12/11/2018) hingga Kamis (15/11/2018) di hotel Grand Vella, Pangkalanbaru.

Sebanyak 90 peserta dari Kabupaten Bateng yang berasal dari pemuda dan Linmas di setiap Kecamatannya.

Pejabat Pembuat Komitmen kantor Balai Diklat Tranfortasi Darat Bali mewakili kepala Balai, Igben, mengatakan ini merupakan program rutin proyek Nasional dimana program Presiden Jokowi dalam upaya percepatan pembangunan SDM.

"Karena melihat kondisi tranfortasi kita masih banyak kecelakaan, dan ketidak sesuai, sehingga menjadi proyek Nasional lebih peningkatkan kompetensi di daerah, sehingga adanya kompetensi yang sama standar di perhubungan,"jelas Igben kepada wartawan, Kamis (15/11/2018).

Ia menambahkan bahwa, dalam diklat ini di orientasikan lalu lintas untuk petugas pengaturan lalu lintas.

"Agar mereka bisa memahami dan meningkatkan potensi dan kompetensi sesuai dengan orientasi kepada petugas pengaturan lalu lintas,"jelasnya

Senada dikatakan, Sekda Kabupaten Bangka Tengah Sugianto, mengatakan dengan ada kegiatan ini tentunya memiliki keberkahan dalam upaya untuk meningkatkan SDM petugas pengatur lalu lintas.

"Ini merupakan keberkahan kami meningkatkan sumberdaya manusia di bidang perhubungan, membantu kepolisian, materi bukan hanya lalu lintas tetapi banyak hal lainya," katanya

Ia mengatakan bahwa peserta yang ikut dalam kegiatan ini bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masyarakat nantinya.

"Diharapkan peserta bisa jadi agen perubahan di masyarakat pemberi informasi dan mengimbaskan ke masyarakat bisa tertib dan mengatur lalau lintas bila ada keramaian,"jelasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved