7 Pengakuan Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Haris Simamora tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi ditangkap saat hendak mendaki Gunung Guntur di Garut, Jawa Barat.

Lalu Hendri/Grid.ID
Haris Simamora pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi. 

"Adapun modus operandi pelaku yang berinisial HS yaitu pelaku melakukan pembunuhan dengan linggis. Di mana linggis tersebut didapat dari brankas yang ada di rumah korban. linggis itu bisa langsung terlihat jika memasuki rumah," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, Haris tiba di rumah korban pada Senin (12/11/2018) sekitar pukul 21.00.

Haris kemudian membunuh Diperum dan istrinya sekitar pukul 23.00 saat keduanya tengah tertidur di ruang tamu.

5. Kedua Anak Sempat Terbangun

Diberitakan TribunJakarta.com, Dua anak Diperum Nainggolan Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan, sempat terbangun usai Haris Simamora membunuh Diperum dan Maya Ambarita pada Senin (12/11/2018) malam.

Argo Yuwono dalam konferensi pers mengatakan, Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan sempat berjalan keluar kamar untuk melihat kondisi kedua orangtuanya.

Namun, Haris Simamora menghalangi langkah kedua keponakannya itu dan meminta mereka kembali tidur.

 "Haris menenangkan dua anak Diperum dan bilang 'Tidur lagi sana, Mama cuma sakit kok'," ujar Argo, Jumat (16/11/2018).

Tak hanya menenangkan, Haris juga membimbing Sarah dan Arya menuju tempat tidurnya dan menidurkan keduanya.

Namun saat keduanya mulai kembali tertidur, Haris justru mencekik keduanya hingga tewas.

Foto satu keluarga di Bekasi yang jadi korban pembunuhan, pada Selasa (13/11/2018).
Foto satu keluarga di Bekasi yang jadi korban pembunuhan, pada Selasa (13/11/2018). (Facebook/ @Maya Sofya Ambarita)

 6. Membunuh dalam Keadaan Sadar

Diketahui, Haris Simamora dalam kondisi sadar saat membunuh keluarga Diperum.

"Pengakuannya dia sadar ya (melakukan pembunuhan)," ujar Wahyu Hadiningrat kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2018).

Wahyu juga menuturkan, pihaknya telah memastikan Haris Simamora tidak dalam pengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang saat membunuh.

Baca: Harimau Sumatera Terjebak di Kolong Ruko Pasar Pulau Burung Riau

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Haris Simamora juga dinyatakan normal secara psikologis.

"Pelaku ini normal karena dia juga pernah bekerja di situ, mengawasi kos-kosan. Namun, kami tetap akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," sambung dia.

Setelah membunuh, Haris Simamora pun langsung pergi menggunakan mobil Nissan X-Trail yang terparkir di depan rumah korban dan membawa serta linggis yang ia jadikan senjata pembunuhan.

 7. Haris Membuang Linggis

Mengutip Warta Kota, Haris yang pergi dengan mobil segera membuang linggis yang digunakannya untuk membunuh korban, di kawasan Kalimalang.

"Ya, HS (Haris) membuang linggis tersebut," kata Argo Yuwono, Jumat (16/11/2018).

Polisi bahkan meminta Haris menunjukkan lokasi pembuangan linggis pada Kamis (15/11/2018) sore.

Haris dibawa ke Kalimalang guna mengonfirmasi pengakuannya.

"Sampai sekarang belum kita temukan karena dibuang di Kalimalang," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018).

Proses pencarian juga semakin dipersulit oleh faktor cuaca yang kurang baik.

"Karena hujan deras, akhirnya pencarian ditunda. Nanti akan kita cari kembali," ucap Argo Yuwono.

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Pengakuan Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Dendam hingga Cari Perkakas untuk Senjata

 
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved