Breaking News:

Bambang Patijaya Ajak Pemuda Babel Belajar Bahasa Internasional Agar Berdaya Saing Global

kita boleh tinggal di kampung, saya tinggal di Kudai, Sungailiat, tetapi kita tidak boleh kampungan dan harus

Bangkapos
Bambang Patijaya Ajak Pemuda Babel Belajar Bahasa Internasional Agar Berdaya Saing Global 

BANGKAPOS.COM--Bahasa menjadi salah satu faktor penting untuk dapat bersaing di dunia internasional.

Sebagai tokoh pemuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Bambang Patijaya, mengajak mahasiswa untuk mendalami berbagai bahasa internasional agar berdaya saing global.

Dikatakan Bambang saat menjadi pembicara dalam seminar Nasional "Language and Literature In Society and Tourism" dalam rangka Week Of Literature 2018, Sastra Inggris FISIP Universitas Bangka Belitung (UBB), di UBB, Sabtu (17/11/2018).

Ia menilai mempelajari bahasa internasional merupakan gerbang masuk untuk bersaing global.

"Nah bahasa kalian harus tahu. Bahasa yang merupakan membuat kita terhubung kepada dunia," ujarnya.

"Saya sering berbicara sama anak saya, kita boleh tinggal di kampung, saya tinggal di Kudai, Sungailiat, tetapi kita tidak boleh kampungan dan harus berdaya saing global, bukan lagi nasional," tambah Bambang.

Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) itu mengatakan, sebagai warga negara Indonesia khususnya anak muda generasi penerus bangsa, jangan terlalu terpaku belajar bahasa Indonesia saja.

Karena jika demikian, akan sulit untuk masuk ke persaingan global.

"Kadang lucu sekali kita harus belajar dari sejarah, bahwa kadang dengan berusaha mengagung-agungkan pengetahuan bahasa Indonesia sendiri, ternyata kemudian kita menafikan bahasa internasional seperti itu," tutur Bambang.

"Dulu Pernah suatu ketika semua badan usaha harus di Indonesiakan, jadi kalau ada inggris-inggris-nya nggak boleh saya juga nggak tahu kenapa, karena mungkin waktu itu semua pemimpin kita belum ada yang bisa bahasa inggris, mungkin itu alasannya, mungkin," paparnya.

Dengan demikian, lanjut Bambang, untuk bisa memiliki daya saing global, anak muda harus rajin mendalami berbagai macam bahasa internasional.

"Bahasa kuncinya, maka dari pada itu dalami lah bahasa-bahasa internasional.

Anda punya minta bahasa Arab itu bahasa internasional dalami, minat bahasa inggris, dalami itu internasional, lalu mandarin dan lain-lain. Itu penghubung ke dunia internasional," pungkasnya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved