Soekarno Disebut Punya Kekuatan Gaib hingga Soal Tongkat Ajaib, Sang Istri Bongkar Fakta Sebenarnya

Salah satu istri Soekarno, Yurike Sanger membongkar kebenaran isu Bung Karno punya kekuatan gaib

Soekarno Disebut Punya Kekuatan Gaib hingga Soal Tongkat Ajaib, Sang Istri Bongkar Fakta Sebenarnya
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Misalnya saja keluarga Bung Karno sering mengalami kekurangan beras.

Untuk mendapatkan sekadar sekaleng  beras saja sering harus bergantung kepada kebaikan tetangga yang kerap memberinya.

Bung Karno yang semula bernama Kusno bahkan sering mengalami sakit-sakitan.

Untuk menghindari seringnya  sakit itu, nama Kusno pun diganti dengan nama Soekarno.

Dengan kondisi kehidupan orangtuanya yang masih serba pas-pasan , kakek dan nenek Bung Karno dari pihak bapaknya tidak mau tinggal diam.

Mereka meminta Bung Karno untuk tinggal bersamanya untuk sementara waktu.

Sebagai kakek nenek yang memiliki usaha kecil di bidang batik di daerah Tulungagung , kalau hanya memberi makan kepada  Bung Karno saja, sang kakek dan nenek jelas tidak mengalami kesulitan.

Bung Karno pun untuk sementara waktu tinggal bersama kakeknya di daerah Tulungagung, Jawa Timur, yang letaknya tidak jauh dari Mojokerto.

Ketika tinggal bersama kakek neneknya itu, Bung Karno ternyata 'dideteksi'  oleh kakeknya sebagai anak yang  memiliki kekuatan supranatural (gaib).

Kemampuan gaib Bung Karno yang terletak pada lidahnya  kemudian  tidak disia-siakan oleh kakek neneknya.

Misalnya jika ada warga desa yang sedang jatuh sakit atau mendapat luka, sang nenek akan memanggil Bung Karno.

Lalu sang nenek akan menyuruh Bung Karno menyembuhkan orang yang sedang sakit dengan cara menjilati bagian tubuhnya yang sakit.

Dalam buku otobiografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (Cindy Adams), Soekarno sendiri merasa aneh kenapa orang yang sakit keras hanya dijilat di bagian tubuh, misalnya tangan, bisa sembuh.

Tidak hanya mampu menyembuhkan orang sakit dengan kekuatansupranaturalnya, hingga usia 17 tahun Bung Karno ternyata memiliki kemampuan untuk ‘melihat’ dunia gaib.

Tapi Bung Karno sendiri karena masih usia anak-anak tidak merasa istimewa dengan kemampuan supranatural yang dimiliki.

Ia justru mulai tertarik untuk membaca buku dan dunia kesenian.

Namun,  setelah usia 17 tahun dan sudah merasa menemukan bakatnya serta sangat menggemari berpidato Bung Karno'>kekuatan gaib Bung Karno mendadak hilang.

Kemampuan Bung Karno dalam berpidato bahkan bisa membius ratusan ribu orang untuk mendengarkannya dan menggiring Bung Karno makin jauh memasuki dunia politik.

Berkat kemampuan bersilat lidah pulalah Bung Karno jadi 'makin sakti' karena berhasil menaklukkan penjajah Jepang dan Belanda serta mengantarkan bangsa Indonesia menuju gerbang kemerdekaan.

Selain mitos mempunyai kekuatan supranatural, ada sejumlah mitos lain terkait Bung Karno.

Dilansir Surya.co.id  dari berbagai sumber inilah di antara mitos-mitos itu:

1. Makan sisa Makanan Sukarno bisa mirip dengannya

Sebagai Presiden, Soekarno sering melakukan perjalanan dari ujung utara pulau Sumatra sampai ujung Papua.

Di sebuah kampung di Jawa Tengah, seorang perempuan di desa itu berbisik kepada pelayan, jangan diberesin dulu piring presiden Soekarno.

Dia meminta sisa-sisa makanan Soekarno karena dirinya sedang hamil.

Dan ia berharap kelak anaknya mirip Soekarno yang tampan, pemberani dan membela kepentingan rakyat.

2. Dianggap Dewa Wisnu yang bisa mendatangkan hujan

Di Bali lain lagi. Soekarno, di pulau dewata ini dianggap penjelmaan Dewa Wisnu.

Wisnu adalah dewa hujan dalam agama Hindu. Anggapan ini bukan tanpa alasan.

Masih seperti yang ditulis di buku biografinya yang ditulis Cindy Adams bahwa setiap Soekarno datang ke Tampaksiring yang tidak begitu jauh dengan Denpasar selalu turun hujan, bahkan ketika sedang musim kemarau.

Orang Bali meyakini Soekarno membawa berkah bagi mereka.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Istri Soekarno Bongkar Kebenaran Soal Kekuatan Gaib Bung Karno, Ternyata Tak Seperti yang Dikabarkan

Editor: Alza Munzi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved