Terpilihnya Bima Sakti Sebagai Pelatih Timnas adalah Kesalahan, Media Asing Beberkan Penyebabnya

Timnas Indonesia menelan kekalahan keduanya pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.

Terpilihnya Bima Sakti Sebagai Pelatih Timnas adalah Kesalahan, Media Asing Beberkan Penyebabnya
FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM
Asisten pelatih timnas U-23 Indonesia sekaligus caretaker timnas U-19, Bima Sakti, dalam training camp (TC) timnas U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta pada Rabu (17/1/2018) pagi WIB. 

BANGKAPOS.COM  - Timnas Indonesia menelan kekalahan keduanya pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018. Pelatih Indonesia, Bima Sakti, sekaligus PSSI kembali menjadi sorotan menyusul hasil kurang baik ini.

Timnas Indonesia melakoni partai ketiganya di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand pada Sabtu (17/11/2018).

Melakoni partai tandang kedua, Indonesia dikalahkan tim tuan rumah, Thailand dengan skor 2-4.

Kekalahan kedua dari dua laga tandang yang dijalani skuat Garuda kembali menyeret Bima Sakti dan PSSI ke dalam pusaran permasalahan.

Banyak publik pencinta sepak bola Indonesia yang beranggapan keduanya adalah penanggung jawab dari semua hasil kurang maksimal ini.

Salah satu media asing, Fox Sports Asia (FSA), menyebut Bima tak sepenuhnya salah dalam keadaan ini.

Dirinya, seperti juga seluruh publik sepak bola Indonesia, merupakan korban dari arogansi PSSI yang tampak serampangan dalam mempersiapkan timnas Indonesia untuk ajang dua tahunan ini.

FSA beranggapan bahwa PSSI sekonyong-konyong menunjuk Bima Sakti untuk menutupi kegagalannya bernegosiasi dengan Luis Milla, yang pada akhir cerita memilih tak meneken kontrak hanya dua pekan sebelum Piala AFF 2018 digelar.

"Alasan di balik penunjukkan Bima Sakti--saat ini tampak sebagai sesuatu yang tidak direncanakan jika tidak ingin dibilang buruk--merupakan sebuah jalan pintas untuk lari dari kenyataan terkait Luis Milla," tulis Sankalp Srivastava, salah satu jurnalis FSA.

Pada awalnya, pelatih asal Balikpapan tersebut banyak mendapat simpati dan menjadi tempat menggantungkan harapan oleh publik sepak bola Tanah Air.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved