Kejaksaan Agung Tunda Eksekusi Baiq Nuril Atas Kasus Penyebaran Rekaman Asusila Kepala Sekolah

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menunda eksekusi terhadap Baiq Nuril Maknum atas dakwaan penyebaran rekaman yang mengandung unsur asusila.

Kejaksaan Agung Tunda Eksekusi Baiq Nuril Atas Kasus Penyebaran Rekaman Asusila Kepala Sekolah
regional.kompas.com
Kejaksaan Agung Tunda Eksekusi Baiq Nuril Atas Kasus Penyebaran Rekaman Asusila Kepala Sekolah 

Di sisi lain, menurut Mukri, Baiq Nuril terbukti melakukan penyebaran informasi yang menyangkut tindakan kesusilaan.

Dengan begitu, Nuril terbukti melanggar Pasal 27 ayat (1) UU ITE Tahun 2016 dengan hukuman enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara.

“Yang bersangkutan atau Bariq Nuril itu mengetahui adanya suatu perselingkuhan kemudian dia rekam, rekaman itu oleh yang bersangkutan ditransfer ke laptop dan beredarlah itu ke publik,”

“Akhirnya orang yang keberatan terhadap informasi itu dilaporkanlah dan diproses,” jelas Mukri.

Sebelumnya, 2017 lalu, Nuril didakwa pasal yang sama, namun dinyatakan bebas karena tidak terbukti melakukan tindak pidana UU ITE.

Keputusan tersebut, hanya berlangsung selama 14 bulan dari pembebasan Nuril.

MA kemudian memenangkan kasasi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas putusan bebas Pengadilan Negeri Mataram.

Karenanya, Nuril dinayatakan bersalah dan terancam masuk bui lagi.

Baca: Angel Lelga Digerebek Vicky Prasetyo, Pakai Aplikasi Ini Untuk Tangkap Basah Pasangan Selingkuh

Hal tersebut juga disoroti oleh Mukri, menurutnya, prosedur hukum semacam itu sudah menjadi standar operasional prosedur (SOP) bagi proses peradilan.

“Sudah menjadi ketetapan di internal kami dalam standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan putusan bebas itu maka jaksa wajib melakukan kasasi,” tutur Mukri.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved