Pemandian Umum Kini Jadi Sarang Buaya, Warga Gali Lubang Baru Untuk Mandi

Bahkan sudah tiga orang yang diterkam predator ganas itu, namun dalam kondisi selamat, walau penuh luka.Karena khawatir

Pemandian Umum Kini Jadi Sarang Buaya, Warga Gali Lubang Baru Untuk Mandi
bangkapos/ferylaskari
Kondisi anak buaya yang berhasil ditangkap pawang di kolong Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018). Tampak buaya tersebut jadi tontonan warga. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKA POS.COM, BANGKA-- Perburuan induk buaya dihentikan. Pawang memutuskan pulang kampung setelah berhasil menangkap anak predator itu saja.

Sedangkan keberadaan buaya dewasa, dibiarkan bebas menghuni kolong pemandian umum warga setempat, Dusun Tanjungratu Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Kondisi anak buaya yang berhasil ditangkap pawang di kolong Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018). Tampak buaya tersebut jadi tontonan warga.
Kondisi anak buaya yang berhasil ditangkap pawang di kolong Dusun Tanjungratu Sungailiat Bangka, Rabu (14/11/2018). Tampak buaya tersebut jadi tontonan warga. (bangkapos/ferylaskari)

Kepala Desa (Kades) Rebo, Fendy dikonfirmasi Bangka Pos, Selasa (20/11/2018) memastikan tak ada lagi proses pemancingan induk buaya di kolong pemandian umum dekat pemukiman warga Dusun Tanjungratu Desa Rebo Sungailiat.

"Pawangnya sudah pulang (meninggalkan Dusun Tanjungratu) beberapa hari lalu ," kata Kades.

Diakui Kades, pekan lalu, seekor anak buaya ukuran panjang 1, 3 meter berat sekitar 14 Kg berhasil ditangkap oleh pawang atas permintaan pihak dusun.

Alasan mendatangkan pawang karena di kolong tempat pemandian umum, dekat pemukiman, dimasuki kawanan buaya, anak hingga induk.

Bahkan sudah tiga orang yang diterkam predator ganas itu, namun dalam kondisi selamat, walau penuh luka.

Karena khawatir buaya kembali menyerang warga, sehingga pawang dari luar Dusun Tanjungratu Desa Rebo Sungailiat pun didatangkan.

"Namun hanya anak buaya saja yang behasil ditangkap. Sedangkan induknya, tak terkena pancing pawang. Tidak dapat buaya besarnya," tambah Kades.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved