Cara Isi Formasi Jabatan Kosong Akibat Gugur Massal SKD CPNS 2018, Kepastiannya Tunggu Menpan

Dijadwalkan hasil rapat Panselnas untuk menetapkan cara pengisian formasi kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018 pada pekan ini.

Cara Isi Formasi Jabatan Kosong Akibat Gugur Massal SKD CPNS 2018, Kepastiannya Tunggu Menpan
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Peserta tes SKD CPNS 2018 Kemenkumham Babel memantau hasil tes SKD yang ditampilkan pada tv layar datar di Soll Marina Hotel, Bangka Tengah, Jumat (26/10/2018). 

BANGKAPOS.COM - Panselnas CPNS 2018 Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengumumkan secara detail cara pengisian formasi jabatan kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018 dengan metode perankingan.

Dijadwalkan hasil rapat Panselnas untuk menetapkan cara pengisian formasi kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018  pada pekan ini. 

Tadinya disebut seharusnya sudah diumumkan sebelum tanggal 18 November 2018, tetapi terpaksa mundur karena sebab yang belum jelas.

Berkali-kali para pejabat Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memberikan waktu berbeda soal perkiraan pengumuman penetapan cara pengisian formasi kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018. 

Namun sampai sejauh ini pejabat-pejabat di BKN memang sudah mulai membocorkan metode pengisian formasi jabatan kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018 dengan metode perankingan. 

Berbagai pihak pun kemudian mulai meraba-raba skema perankingan yang akan dilakukan untuk mengisi formasi jabatan yang kosong akibat gugur massal di SKD CPNS 2018

Berdasarkan berbagai informasi, nantinya memang akan didahulukan terlebih dulu mereka yang lulus passing grade secara murni untuk mengisi kuota formasi untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

Diketahui bahwa peserta SKB hanya 3 kali dari kuota. Sehingga apabila kuota yang akan diterima hanya 1, maka yang boleh ikut SKB hanya 3 peserta CPNS 2018. 

Begitu pula ketika kuotanya 5, maka yang boleh ikut SKB CPNS 2018 hanyalah 15 peserta CPNS 2018. 

Sehingga nantinya panitia akan memilah dulu peserta SKD CPNS 2018 yang lulus passing grade secara murni.

Artinya para peserta yang nilainya di 3 jenis soal SKD CPNS 2018 melewati passing grade akan didahulukan untuk mengisi kuota formasi untuk ikut SKB. 

Sejumlah peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 melakukan registrasi ulang sebelum mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Jumat (26/10/2018). Pelaksanaan seleksi CPNS hari pertama di tempat ini yang sedianya dimulai pukul 09.30 WIB molor beberapa jam, akibat jaringan komputer bermasalah. Seleksi CPNS 2018 di Jawa Barat diikuti sebanyak 65 ribu peserta yang penyelenggaraan tersebar di lima kabupaten/kota di Jawa Barat
Sejumlah peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 melakukan registrasi ulang sebelum mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Jumat (26/10/2018). Pelaksanaan seleksi CPNS hari pertama di tempat ini yang sedianya dimulai pukul 09.30 WIB molor beberapa jam, akibat jaringan komputer bermasalah. Seleksi CPNS 2018 di Jawa Barat diikuti sebanyak 65 ribu peserta yang penyelenggaraan tersebar di lima kabupaten/kota di Jawa Barat (TRIBUN JABAR /GANI KURNIAWAN)

Berikutnya apabila masih ada sisa kuota formasi untuk SKB, artinya yang lulus passing grade secara murni lebih sedikit dari kuota maksimal untuk ikut SKB.

Misalnya kuota formasi untuk ikut SKB adalah 15 peserta, tetapi yang lulus passing grade murni hanya 5, maka sisa 10 peserta lainnya itulah yang akan diperebutkan dengan metode perankingan. 

Mereka yang diambil untuk mengikuti perankingan disebutkan di berbagai sumber bahwa hanya yang memiliki skor terendah 260.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved