Hercules Ditangkap Polisi, Dituduh Terlibat Kasus Premanisme dan Penyerangan

Hercules Ditangkap Polisi, Dituduh Terlibat Kasus Premanisme dan Penyerangan

Hercules Ditangkap Polisi, Dituduh Terlibat Kasus Premanisme dan Penyerangan
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Hercules Rosario Marshal

Hercules Ditangkap Polisi, Dituduh Terlibat Kasus Premanisme dan Penyerangan

BANGKAPOS.COM -- Preman legendaris dan disegani di wilayah Jakarta, Hercules Rosario Marshal ditangkap Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, pada Rabu (21/11/2018).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, penangkapan itu terkait kasus pengeroyokan dan premanisme.

"Terkait kasus penyerobotan lahan di Kawasan Kalideres, penyerangan hingga pengancaman," jelas Edi di halaman Polres Metro Jakarta Barat.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Hariyadi mengatakan, apabila Hercules dibekuk di kediamannya, di Kompleks Kebon Jeruk Indah, Blok E, Kembangan, Jakarta Barat.

Penangkapan Hercules terkait kasus penyerobotan lahan di Kawasan Kalideres, penyerangan hingga pengancaman.
Penangkapan Hercules terkait kasus penyerobotan lahan di Kawasan Kalideres, penyerangan hingga pengancaman. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Hengki mengatakan, Hercules merupakan aktor utama pelaku penyerangan dan penguasaan lahan yang dilakukan oleh sekelompok preman.

"Hercules merupakan pelaku utama di kasus penguasaan lahan dan mengancam sejumlah karyawan PT Nila di Kalideres beberapa waktu lalu.

Kuasai secara paksa oleh sejumlah orang dan bahkan meminta uang Rp 500.000, setiap penghuni secara paksa.

Komplotannya, sudah diamankan," katanya.

Dituturkan Hengki, Hercules kini masih dalam pemeriksaan, di Polres Metro Jakarta Barat. Ia mengatakan kala penangkapan berlangsung di lokasi.

"Saat ini kami lakukan proses penyidikan dulu.

Tanpa perlawanan kala ditangkap," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Penangkapan Hercules Diduga Terkait Premanisme.

Editor: teddymalaka
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved