Masyarakat Pangkalpinang Banyak Menyampaikan Aspirasi Secara Nonformil

Namun kenyataannya penyampaian aspirasi masyarakat yang tidak tercatat namun sudah ditanggapi

Masyarakat Pangkalpinang Banyak Menyampaikan Aspirasi Secara Nonformil
IST
Depati Amir Gandhi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, DM Amir Gandhi mengatakan aspirasi masyarakat yang diajukan secara resmi ke DPRD Kota Pangkalpinang sepanjang tahun 2018 mungkin yang tercatat secara legal formal hanya ada 3 itu.

Namun kenyataannya penyampaian aspirasi masyarakat yang tidak tercatat namun sudah ditanggapi dewan lebih dari 50 persoalan.

"Tiga aspirasi masyarakat yang tercatat itu karena mereka mengajukan lewat komisi, sedangkan alat kelengkapan DPRD itukan banyak, bukan hanya komisi.

Ada pansus, panja, banleg, Banmus, Badan Kehormatan (BK), jadi setiap alat kelengkapan dewan itu pasti menerima aspirasi, saran dan masukan dari masyarakat," kata Gandhi, sapaan akrabnya, Kamis (22/11/2018).

Diakuinya, sangat menyayangkan bentuk pencatatan administrasi alat kelengkapan di dewan, bisa jadi secara formil hanya ada tiga aspirasi masyarakat yang masuk namun sepengetahuan sebenarnya ada lebih dari jumlah itu.

"Mungkin ada aspirasi masyarakat yang belum terdata atau tercatat dalam data itu.

Memang masyarakat Kota Pangkalpinang ini sudah melek politik, banyak sekali persoalan yang sudah disampaikan langsung melalui alat kelengkapan dewan tersebut," ujarnya.

Menurutnya memang ada kelemahan di sisi formilnya tapi di setiap alat kelengkapan dewan sudah dicatat dengan baik dan sudah ditindaklanjuti anggota DPRD Pangkalpinang.

"Sering kali banyak aspirasi yang disampaikan tidak secara formil tapi langsung tatap muka dan ditindaklanjuti anggota dewan, melalui alat kelengkapan dewan," tukasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved