Salsabila Anak Tukang Bersih Kuburan Derita 4 Penyakit Serius, Kepala Semakin Membesar

Apabila diperhatikan secara seksama kepala balita bernama Salsabila Azahra tersebut, berbeda dibandingkan bayi seusianya

Salsabila Anak Tukang Bersih Kuburan Derita 4 Penyakit Serius, Kepala Semakin Membesar
Bangka Pos / Disa Aryandi
Salsabila Azahra, Kamis (22/11) ketika di Gendong oleh ayahanda nya Riko dikediamannya 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Duduk dipangkuan orang tua, menggunakan baju kaos biru dan celana panjang putih, seorang balita perempuan berusia 10 bulan sepintas terlihat ceria.

Tubuhnya terlihat normal, dan bergerak seperti balita pada umumnya. Namun apabila diperhatikan secara seksama kepala balita bernama Salsabila Azahra tersebut, berbeda dibandingkan bayi seusianya.

Ada empat benjolan di kepala bayi tersebut, tiga di bagian depan dan satu benjolan di bagian belakang kepala.

Anak pertama dari pasangan Riko dan Dalila warga Jalan Gatot Subroto, Kampung Damai RT 20/06 Kelurahan Paal Satu ini divonis oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Marsidi Judono Kabupaten Belitung memiliki empat penyakit serius.

Empat penyakit diderita balita yang lahir tertanggal 20 Januari 2018 tersebut, Hidrocefalus (terdapat cairan dibagian kepala), Malnutrisi Kronis (kekurangan gizi), Global Devetomental Delay (keterlambatan perkembangan bayi) dan Suspek Torch (sering sakit kepala).

Namun di antara penyakit tersebut, dua penyakit Hidrocefalus dan Malnutrisi Kronis terbilang sangat mengkhawatirkan bagi kehidupan bayi itu. 

Balita itu diketahui menderita penyakit tersebut, lantaran mengalami kelainan dan keluarga yang hidupnya menyewa sebuah kontrakan bedeng ini, baru membawa ke RSUD H Marsidi Judono. Sempat ingin dilakukan rawat inap, namun tidak memiliki biaya.

"Sewaktu itu kami tidak punya BPJS, dan ketika kami ingin membuat BPJS tidak bisa untuk program yang kurang mampu. Solusinya BPJS mandiri, tapi tidak sepenuhnya ditanggung hanya sebagian saja," ucap Riko (31), ayah dari Salsabila Azahra didampingi bunda Salsabila Dalila (22) ketika berbincang-bincang dengan Posbelitung.co, Kamis (22/11/2018).

Riko hanya bekerja serabutan mulai dari membersihkan kuburan Setia Mulya, dan terkadang bantu-bantu di Pasar Tanjungpandan.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved