DPT Masih Ada Perubahan, Narapidana di Sungailiat Nyoblos Pemilu di Dua TPS ini

Ketua KPU Kabupaten Bangka, Hasan mengakui pihaknya sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil perbaikan 2 Pemilu 2019 dan lainnya

DPT Masih Ada Perubahan, Narapidana di Sungailiat Nyoblos Pemilu di Dua TPS ini
(nurhayati/bangkapos.com)
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka, Hasan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka, Hasan mengakui pihaknya sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil perbaikan 2 Pemilu 2019 dan lainnya, namun selalu ada perubahan.

Karena pembahasan DPT tersebut, alot dan panjang sehingga belum ada hasil yang pasti karena masih ada perubahan.

Dari hasil pleno KPU Kabupaten Bangka jumlah DPTHP 2 Kabupaten Bangka pada tanggal 12 November 2018 lalu, sebanyak 206.913 pemilih terdiri dari 105.890 laki-laki dan 101.023 perempuan.

Namun setelah diplenokan di tingkat provinsi menurut Hasan ada perubahan, karena DPT di Lembaga Pemasyarakatan Bukit Semut tidak dimasukan dimana ada penduduk yang administrasi kependudukannya lengkap dan admistrasi kependuduknya tidak lengkap.

Untuk kategori DPT di LP Bukit Semut yang data administrasinya lengkap juga ada dua kategori yakni berasal dari Kabupaten Bangka sebanyak 91 pemilih dan diluar Kabupaten Bangka sebanyak 84 pemilih dengan total jumlah 175 pemilih.

Sedangkan untuk penghuni lapas yang data administrasinya tidak lengkap menurutnya berdasarkan aturan harus didata.

Dengan demikian dikeluar data pemilih yang ada di lembaga pemasyarakatan tersebut karena tidak bisa digabungkan dengan DPT umum, ada perlakuan khusus untuk data para narapidana di lapas.

Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari KPU pusat lebih lanjut mengenai DPT para penghuni lapas tersebut.

"Kami menghindari agar mereka tidak kehilangan hak pilihnya itu tetapi itukan ada aturan-aturan yang terkait dengan pemilih berumur 17 tahun, atau sudah menikah tapi di lapas banyak yang tidak memiliki surat administrasi kependudukan. Kalau untuk dari luar daerah yang masih wilayah Babel ada perlakuan khusus hanya memilih DPR RI, DPR RI dan presiden dan wakil presiden artinya tidak bisa memilih caleg di dalam dapil Kabupaten Bangka. Kalau dari luar Babel hanya memilih presiden dan wakil presiden," jelas Hasan.

Menurutnya, data nama-nama DPT di lapas tersebut sudah ada sehingga saat pemilu 2019 yang berlangsung pada tanggal 17 April nanti mereka bisa memilih sesuai data wilayah masing-masing.

"Nanti ada TPS 501 dan 502. Untuk TPS 501 yang lengkap data penduduknya sedangkan TPS 502 yang tidak lengkap. Untuk data di TPS 502 kita sampaikan datanya ke KPU provinsi dan KPU RI.Nanti KPU RI dengan Kementerian Hukum dengan Dirjen Lembaga Permasyarakatan dan Dirjen Dukcapil membuat MoU," kata Hasan.

Namun diakuinya hingga nanti dipleno di tingkat nasional jumlah DPTHP2 tersebut juga bisa berubah lagi.

"Jadi ada 175 pemilih di lapas harus dikeluarkan dari data DPT itu kami masukan di TPS 8 diubah jadi TPS 501. Terus masih ada pemilih yang ganda temuan bawaslu sebanyak 30 dan temuan kita 20. Jadi yang dipleno di provinsi itu jumlahnya 206.718. Itu kemungkinan masih berubah DPT kita karena masih menunggu enam provinsi yang belum selesai masih ada waktu untuk perbaikan DPTHP 3, dikasih waktu sampai 30 hari untuk perbaikan tetapi kami belum ada petunjuk teknisnya masih menunggu enam provinsi belum selesai yakni Maluku, Papua, Sultra, Sulut dan Maluku Tengah," ungkap Hasan.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved