Ini Penyebab SPT PBB 2018 di Pangkalpinang Terlambat Disampaikan ke Wajib Pajak

Biasanya, pencetakan bisa dilakukan pada awal tahun, tahun ini pencetakan baru dilakukan pada Juni

Ini Penyebab SPT PBB 2018 di Pangkalpinang Terlambat Disampaikan ke Wajib Pajak
BANGKA POS/DEDY Q
Asisten III bidang Adminsitrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang Erwandy 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Asisten III bidang Adminsitrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang Erwandy menjelaskan, keterlambatan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB) disebabkan adanya keterlambatan pencetakan SPT.

Biasanya, pencetakan bisa dilakukan pada awal tahun, tahun ini pencetakan baru dilakukan pada Juni 2018.

Keterlambatan ini disebabkan karena ada perbaikan dan validasi data. Satu di antaranya juga adalah terkait zonasi wajib pajak PBB di Pangkalpinang.

"Otomatis baru bisa disampaikan ke masyarakat bulan Agustus. Ini menyebabkan keterlambatannya. Ini menjadi evaluasi kami ke depan supaya bisa real time dan on time," kata Erwandy 

Pihaknya juga sudah meminta kecamatan dan kelurahan agar berkontribusi dalam pencapaian target realisasi PBB tahun ini.

Berdasarkan data, realisasinya baru Rp 6,5 miliar atau 58,9 persen dari target realisasi sebesar Rp 11 miliar.

"Kami sudah mapping kendala-kendalanya. Ada double wajib pajak, orangnya sudah tidak ada lagi, perubahan nama, pergantian kepemilikan.

Kalau ada masalah seperti ini, implikasinya target tidak bisa tercapai, upah pungut tidak bisa dibagikan. Ini harus jadi kesadaran bersama, kelurahan juga harusnya proaktif, turun ke masyarakat, jangan sampai ada perubahan, dengan dikoordinir kecamatan," kata Erwandy.

Dia mengatakan, PBB lumayakan berkontribusi cukup sognifikan bagi pendapatan daerah.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved