Ini Penyebab SPT PBB 2018 di Pangkalpinang Terlambat Disampaikan ke Wajib Pajak

Biasanya, pencetakan bisa dilakukan pada awal tahun, tahun ini pencetakan baru dilakukan pada Juni

Ini Penyebab SPT PBB 2018 di Pangkalpinang Terlambat Disampaikan ke Wajib Pajak
BANGKA POS/DEDY Q
Asisten III bidang Adminsitrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang Erwandy 

Dari sekitar Rp 70-an miliar target Pendapatan Asli Daerah Pangkalpinang misalnya, sebesar Rp 11 miliar diantaranya disumbangkan dari PBB

"Persentasenya lumayan. Kami optimistis, karena tadi Pak Wali sudah memberikan penekanan kepada kami, birokrat menyukseskan target yang ditetapkan," ucapnya.

Sebelumnya, camat dan lurah di Pangkalpinang yang bisa melebihi target realisasi pajak bumi bangunan (PBB) akan diberi pengharagaan berupa promosi dan bonus.

Mereka juga akan mendapatkan perhatian khusus dari Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen).

Demikian disampaikan Molen pada acara sosialisasi pajak dan retribusi daerah Kota Pangkalpinang 2018 yang diselenggarakan Badan Keuangan Daerah Pangkalpinang di ruang OR, kantor wali kota, Jumat (23/11/2018).

Pada acara itu, Molen menyentil realisasi mutakhir PBB Pangkalpinang yang ia sebut baru di kisaran 57 persen.

Berdasarkan data pada sosialisasi pajak dan retribusi daerah Pangkalpinang 2018, target PBB Pangkalpinang pada tahun ini adalah Rp 11 miliar.

Hingga November 2018, realisasinya baru mencapai Rp 6,5 miliar (58,9%). (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved