Kolaborasi Pemerintah Bangkitkan Kejayaan Lada, 2 Kali Babel Tuan Rumah Peringatan Hari Lada

Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi mengembalikan kejayaan lada Indonesia.

Kolaborasi Pemerintah Bangkitkan Kejayaan Lada, 2 Kali Babel Tuan Rumah Peringatan Hari Lada
Bangka Pos
Dalam Peringatan Hari Lada 2018 mengusung tema 'Kolaborasi Menuju Lada Indonesia yang Berdaya Saing', Babel kedua kalinya dipilih menjadi tuan rumah dalam peringatan Hari Lada di Gale-Gale Resto, Kamis (22/11). 

"Implementasi rekomendasi ini melibatkan banyak pemangku kepentingan yang tidak dapat berjalan sendiri. Karenanya, kita perlu kolaborasi secara kontinu untuk membuat pemangku kepentingan saling bersinergi dalam mengembangkan sektor lada," ujarnya.

Babel menjadi provinsi yang memproduksi 40 persen lada di Indonesia. Diketahui ada 9 provinsi yang memiliki komoditas ini.

"Kami memandang daya saing penting agar Indonesia menjadi pemenuh kebutuhan lada dunia. Kami mendukung Babel menjadi provinsi lada Indonesia karena Babel sentra produksi lada, Babel menyumbang 40 persen produksi lada dari Indonesia," katanya.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman menekankan agar kebijakan pemerintah pusat berjalan seiring dengan pemerintah daerah yang telah berupaya mengembalikan kejayaan lada.

"Agar berdaya saing, kolaborasi memang penting. Pemerintah daerah dapat membantu dengan pemberian bibit dan mengajarkan cara menanam yang baik untuk meningkatkan produktivitas. Sedangkan antar kementerian di pusat juga perlu berkolaborasi untuk mendukung lada menjadi produk unggulan," katanya.

Budidaya lada di Babel tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi, namun juga sudah menjadi budaya dan kebiasaan untuk menanam lada. Seluruh pihak harus berkolaborasi agar harga lada mengungtungkan petani.

"Peringatan Hari Lada ini menjadi suatu usaha untuk memberikan kebijakan baru kebangkitan lada tidak semata-mata harga, tapi menanam baik dengan benar. Kita bimbing petani dengan petani menyamakan Vietnam menjadi 3 ton/tahun, saya yakin kita bisa dengan perkataan dan kebijakan positif. Kebijakan yang pro petani dan pro komoditi lada dan jadikan lada yang memberikan manfaat dunia," katanya.

Hari Lada merupakan program tahunan yang diadakan negara produsen lada anggota Organisasi Lada Internasional (International Pepper Community/IPC) yang bertujuan mempromosikan lada dan produk turunannya di pasar domestik dan dunia internasional.

Plt. Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional, Deny Kurnia, Hari Lada yang dilaksanakan di Babel untuk kedua kalinya dalam dua tahun berturut adalah hasil kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Selain itu, membuktikan komitmen Pemerintah Provinsi Babel mendukung pencanangan Provinsi Babel sebagai Provinsi Lada.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved